150 Prajurit Ikuti Pendidikan di Dodiklatpur

  • Whatsapp

LEBAK, (vivabanten.com) – Komandan Resimen Induk Daerah Militer (Danrindam) Kodam III Siliwangi Kolonel Inf. Dr. Indarto Kusnohadi, menghadiri upacara pembukaan pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri Abit Dikmata TNI AD Gelombang I Tahun anggaran 2019, di Dodiklatpur Rindam III/Siliwangi, Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Senin (16/09/2019).

Danrindam Kodam III Siliwangi, Kolonel Inf Dr Indarto Kusnohadi, mengatakan sesuai amanat Komandan Pusat Persenjataan Infanteri Mayor Jenderal TNI Teguh Pujo Rumekso bahwa pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri Abit Dikmata TNI AD bertujuan untuk mengembangkan kemampuan tamtama siswa TNI AD agar memiliki pengetahuan dan keterampilan sebagai tamtama kejuruan infanteri yang didukung sikap dan prilaku sebagai prajurit sapta marga serta kondisi jasmani yang prima.

“Pendidikan ini difokuskan pada materi keinfanterian untuk menjadi seorang tamtama yang memiliki kualifikasi sesuai SJM tingkat satu dikecabangan infanteri. Oleh karena itu, siapkan diri kalian dengan baik, serap semua ilmu yang diberikan secara maksimal sebagai bekal pengetahuan kecabangan agar dapat melaksanakan tugas dengan baik di kesatuan nantinya,” ujar Danrindam.

“Saya serahkan para Tamtama siswa ini untuk dididik dilatih dibimbing sesuai tujuan dan sasaran pendidikan yang ingin dicapai. Perhatikan faktor keamanan dan hindari hal-hal yang tidak perlu dalam kepelatihan. Kepada para Tamtama siswa saya mengucapkan selamat belajar dan berlatih,” imbuhnya.

Usai memberikan sambutan pada upacara pembukaan Kejuruan Tamtama Infanteri Abit Dikmata TNI AD tersebut, Danrindam Kodam III Siliwangi, Kolonel Inf Dr Indarto Kusnohadi, mengatakan 150 personil untuk dididik menjadi prajurit infanteri, mereka diharapkan profesional sebagai prajurit-prajurit garda terdepan di kesatuan-kesatuan tempur nanti.

“Harapan saya mereka semangat melaksanakan kegiatan selama dua setengah bulan ini seperti halnya rekreasi yang perlu untuk mengisi kemampuan mereka sendiri. Paling banyak disini mereka anak petani dari Banten sendiri ada 25 orang,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Dodiklatpur Rindam lll/Siliwangi, Letkol Inf Ageng Wahyu Romadhon mengatakan, Tamtama infanteri dibuka mulai tanggal 16 September sampai 7 Desember ini merupakan kelanjutan dari pendidikan pertama secata, artinya setelah secata lulus. Yang mempunyai psikologi infanteri dididik disini berjumlah 150 orang.

“Pendidikan disini, adalah untuk korp infanteri, sehingga diharapkan nanti mereka lulus dari sini siap tugas di kesatuan tempur,” jelasnya.

Ia menambahkan, siswa yang mengikuti pendidikan dari Banten ada sekitar 20 orang, dari Kabupaten Lebak ada sekitar 5 orang, sementara dari Baduy ada 3 orang, sisanya dari Sabang sampai Merauke.

“Semoga mereka dapat menyelesaikan pendidikan dari awal sampai akhir, sehingga mereka lulus dan masuk Batalyon atau kesatuan infanteri di seluruh Indonesia,” tukasnya. (kho/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.