9 PAC Demokrat Akan Gugat Ketua DPC

  • Whatsapp
9 PAC Demokrat Kota Tangerang saat melakukan rapat.
PAC Demokrat Kota Tangerang
9 PAC Demokrat Kota Tangerang saat melakukan rapat.

TANGERANG, (vivabanten.com) – Sembilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Kota Tangerang, beri mosi tidak percaya pada ketua DPC Demokrat Kota Tangerang. Sembilan PAC menganggap kepemimpinan di DPC tidak berjalan dan kurang aktif.
Damiri ketua PAC Demokrat Karang Tengah mengatakan, sembilan PAC yang menyatakan mosi tidak percaya kepada kepengurusan DPC di bawah kepemimpinan Baihaki yakni, Jatiuwung, Periuk, Cibodas, Batuceper, Neglasari, Benda, Cipondoh, Karang Tengah dan PAC Pinang.

Dikatakannya, saat ini kepemimpinan DPC Demokrat Kota Tangerang tidak berjalan baik. Pasalnya sejak terpilih sebagai ketua DPC bulan Januari 2018, lalu, Ketua terpilih tidak pernah ada komunikasi kepada PAC.

“Jangankan kegiatan, komunikasi dengan pengurus PAC pun tidak pernah dilakukan. Kalau sudah begini mau dibawa kemana partai Demokrat Kota Tangerang ini,” keluhnya, Rabu, (14/2/18).

Dikatakan, tanda-tanda kepengurusan yang tidak berjalan sebenarnya dapat dilihat sejak Baihaki menjabat Plt beberapa waktu lalu.

Saat menjabat Plt beberapa waktu lalu, tidak pernah mengadakan kegiatan yang berkaitan dengan penguatan organisasi. Bukan, hanya kegiatan yang berkaitan dengan organisasi, kegiatan kemasyarakatan atau perayaan hari-hari besar agama pun tidak pernah diadakan.

“Kami menuntut dilakukan pemilihan ketua DPC kambali. Kasihan kader dan pengurus yang mau membesarkan partai,” tegasnya.

M Nur Ketua PAC Demokrat Cibodas mengaku merasakan hal yang sama. Ia mengaku tidak percaya lagi dengan kepemimpinan DPC partai Demokrat Kota Tangerang pimpinan Baihaki. Selama menjabat Plt, Baihaki tidak menunjukan seorang pemimpinan yang dapat dijadikan contoh kader dan pengurus Demokrat.

Beberapa moment penting seharusnya dijadikan konsolidasi internal namun tidak pernah dilakukan. Hal itu menandakan komunikasi politik yang dipunya ketua DPC tidak baik.

“Kita minta pemilihan ketua baru lagi,” tandasnya.

Senada dengan dua ketua PAC di atas, ketua PAC Demokrat Jatiuwung Yopi L lebih tegas lagi, Ia mengaku keterpilihan Baihaki sebagai ketua DPC seharusnya tidak terjadi. Pasalnya saat Musda beberapa waktu lalu, Baihaki hanya didukung oleh empat PAC.

Jadi bagaimana mungkin seseorang menjadi ketua, padahal tidak didukung oleh mayoritas PAC. Padahal di partai Demokrat ditegaskan, siapapun yang akan menjadi ketua DPC, harus sering berkomunikasi dengan kader dan mendapat dukungan. Belum lagi isu merebaknya politik uang saat Musda berlangsung, yang dikaitkan dengan ketua terpilih.

“Kalau mau diungkit saat musda, berapa sih dukungan untuk Dia (Baihaki-red). Aneh suara mayoritas malah kalah dengan keputusan yang tidak jelas,” akunya.

Meski akhirnya Ia berusaha menerima dengan hasil musda, namun ternyata sejak terpilih, tidak ada perubahan dalam cara bersikap politik dari ketua DPC. Yang terbaru yakni mengenai verifikasi Parpol di Kota Tangerang oleh KPU.

Sebagai pengurus PAC, sembilan PAC yang disebutkan di atas, merasa tidak dilibatkan sama sekali. Padahal saat verifikasi faktual seharusnya PAC diundang untuk dilakukan verifikasi faktual pengurus.

Andaikan dalihnya, berdasarkan “sample”, berarti dari 13 PAC di Kota Tangerang tetap saja belum memenuhi syarat minimal. Oleh Karena itu sembilan PAC ini, juga bermaksud mempersoalkan KPU.

“Itu bukti kami sembilan PAC tidak dilibatkan dalam hal apa saja. Untuk KPU Kota Tangerang, kami juga berencana akan mengajukan gugatan,” tandasnya.(jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.