Angkasa Pura II Bagikan Kaki Palsu

  • Whatsapp
Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin saat memberikan bantuan kaki palsu.
Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin saat memberikan bantuan kaki palsu.

TANGERANG, (vivabanten.com) – Kesuksesan PT Angkasa Pura II dalam mengelola 15 bandara berbarengan dengan program corporate sosial and responsibility (CSR) yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Kali ini, PT Angkasa Pura II telah bekerja sama dengan Kick Andy Foundation  untuk membagikan 70 kaki palsu gratis untuk warga di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang di auditorium gedung 600 perkantoran Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (21/3/2018).

Sebelum dibagikan, pada 15 Desember 2017 di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Tangerang dan pada 4 Januari 2018 di Kantor Dinas Sosial Kota Tangerang terlebih dahulu dilakukan pengukuran.

“PT AP II selalu berkomitmen untuk selalu mewujudkan kepedulian masyarakat melalui Program CSR/ Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL),” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin.

Umumnya peserta yang mendapat kaki palsu gratis tersebut mengalami keterbatasan beragam. Seperti karena kecelakaan dan sakit gula (diabetes).

”Pemberian kaki palsu ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami kepada warga untuk dapat meringankan beban. Selain bekerja sama dengan Kick Andy, kami juga dibantu Dinas Sosial Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang,” ungkap Awaluddin.

Untuk diketahui, PT Angkasa Pura II bersama Kick Andy Foundation telah melakukan penandatanganan MoU dalam membagikan kaki palsu gratis di  kantor cabang bandara yang berada di berbagai daerah Indonesia.

Setelah mengenakan kaki palsu, para peserta diajak menjajal transportasi kereta layang (skytrain) di Bandara Soekarno-Hatta.

Sementara itu, Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam mengatakan, PT Angkasa Pura II berterima kasih kepada seluruh peserta dan seluruh jajaran yang terlibat pada penentuan pemberian bantuan kaki palsu ini guna meningkat kesejahteraan bersama. Adapun total bantuan di 15 cabang mencapai Rp1,25 miliar.

“Total bantuan Rp1,25 miliar. Ini permulaan yang sangat baik dalam bidang kesehatan. Kedepan kami berharap tidak hanya bidang kesehatan, tetapi bidang lainnya, seperti pendidikan dan Agama pun dapat bekerja sama,” terangnya. (jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.