Aplikasi Pelayanan Publik Pemkot Tangerang Diapresiasi DPR RI

  • Whatsapp

KOTA TANGERANG, (vivabanten.com) – Walikota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menerima kunjungan kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terkait mekanisme pelayanan publik di Kota Tangerang.

Kunjungan yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang tersebut, Walikota menjelaskan tentang digitalisasi pelayanan kepada masyarakat yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, termasuk bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Tangerang.

Bacaan Lainnya

“Secara garis besar pelayanan masyarakat baik yang sifatnya administrasi maupun permasalahan di lapangan telah dilakukan melalui aplikasi Tangerang Live,” ujar Arief di Tangerang Live Room (TLR), Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jalan Satria Sudirman, Selasa (23/11/2021).

“Sedangkan bagi pegawai memanfaatkan aplikasi Simasn,” imbuhnya.

Walikota mengatakan digitalisasi pelayanan dengan menggunakan berbagai aplikasi menjadi upaya Pemkot Tangerang dalam menghadirkan inovasi, dengan tujuan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.

“Jadi semua bisa termonitor dan bisa dievaluasi oleh Pemkot,” jelas Arief dalam kunjungan itu yang juga diikuti oleh perwakilan Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika serta Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi Banten Dedi Irsan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang mengungkapkan pihaknya mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang melalui digitalisasi pelayanan kepada masyarakat.

“Apa yang dilakukan sudah bagus dan patut dicontoh oleh daerah lain,” ungkap Junimart.

Junimart memberikan perhatian khusus terhadap Avatar (Aplikasi Vaksinasi Kota Tangerang) yang digunakan oleh Pemkot Tangerang untuk mempercepat proses vaksinasi Covid-19.

“Jadi proses pendataan vaksinasi juga bisa lebih cepat,” ujarnya.(usd/joe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.