Arief Minta Budayakan Politik Santun

  • Whatsapp
Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah saat membuka acara Kebijakan Pemerintah di Bidang Politik.
Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah saat membuka acara Kebijakan Pemerintah di Bidang Politik.

TANGERANG, (vivabanten.com) – Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah menegaskan bahwa setiap orang mempunyai tanggungjawab yang sama dalam menjaga kondusifitas dan keamanan di Kota Tangerang.

“Siapapun mereka yang berdiri dan menginjak tanah ini adalah warga Kota Tangerang, yang punya kewajiban yang sama dalam menjaga dan merawat keamanan dan kondusifitas kota,” tegas Arief saat membuka acara Sosialisasi Kebijakan Pemerintah di Bidang Politik yang dilaksanakan oleh Kesbangpol di Gedung Nyimas Melati.

Bacaan Lainnya

Dihadapan 300 peserta yang berasal dari Organisasi Kemasyarakatan dan Organisasi Kepemudaan, Arief berpesan agar di tahun politik ini setiap orang tidak lagi mempertentangkan perbedaan, namun lebih memperhitungkan kesamaan sebagai warga negara.

“Tahun ini adalah tahun demokrasi dimana masyarakat menyuarakan haknya untuk berdemokrasi. Semangat menjaga kota ini lebih penting dari pada mempertentangkan perbedaan,” ujarnya.

“Dan setiap jengkal tanah di kota ini harus kita jaga keamanan dan kondusifitasnya,” sambungnya.

Oleh karenanya, kata Arief dirinya berharap agar para peserta yang hadir, yang merupakan perwakilan dari kelompok masyarakat di kota Tangerang, bisa memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kedamaian di lingkunhannya masing-masing.

“Bagaimana mengajak seluruh masyarakat kota Tangerang jumlahnya 2,2 juta orang, mereka semua harus kita ajak untuk hidup bersama dengan aman dan kondusif,” ucapnya.

Selain itu, Arief mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tangerang untuk membudayakan politik yang santun dan menghindari politik Nyinyir.

“Makanya hari ini pemkot melalui Kesbangpol hari ini mengadakan sosialiasi bagaimana mengajak masyarakat untuk menyukseskan pesta demokrasi dengan cara politik yang santun. Daripada menebar fitnah menebar cerita yang bohong yang justru membangun jurang pemisah diantara warga kita semua,” pungkasnya.(jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.