Arief Resmikan Kampung Teras Pancasila

  • Whatsapp

TANGERANG, (vivabanten.com) – Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah didampingi Camat Karang Tengah Matrobin dan Lurah Karang Tengah Syarujih, meresmikan Kampung Teras Pancasila yang berlokasi di RW 15 Kelurahan Karang Tengah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Minggu (10/11) pagi.

Bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, Kampung Teras Pancasila yang memilik kepanjangan Kampung Tertib Rapi Aman RW 15 Pancasila ini, diharapkan Arief bukan hanya menjadi icon atau landmark baru, namun juga sebagai bentuk pengamalan dari setiap sila yang ada pada Pancasila.

Bacaan Lainnya

“Seperti yang tadi dibacakan adik-adik kita, tentu ini jadi pondasi pembangunan dan kemajuan sebuah daerah, khususnya Kota Tangerang,” ujar Arief.

Arief menekankan, mulai dari sila pertama tentang ketuhanan hingga sila kelima bagaimana membangun keadilan sosial, Pancasila mampu membawa masyarakat kedalam satu kesatuan dalam kehidupan sehari-hari.

“Terbukti dengan nilai-nilai Pancasila itu, kampung ini bisa tertib, rapi dan aman,” imbuhnya.

Arief pun paham betul, apa yang dibangun oleh warga RW 15 bukan hanya sekedar membalikkan telapak tangan, namun merupakan buah kerja keras dan gotong royong selama tiga tahun.

“Sekarang bersih, indah, sehat, mudah-mudahan bisa terus dinikmati hingga anak cucu kita. Dan bisa menjadi inspirasi serta motivasi bagi kampung lain untuk berbenah,” harapnya.

Sementara itu, Ketua RW 15 Kelurahan Karang Tengah Miasan menyebutkan, dahulu kampungnya termasuk dalam kategori kampug kumuh. Namun, usai mengikuti Program PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Tangerang, wajah kampung perlahan mulai berubah.

“Kami ajak seluruh warga untuk bergotong royong dan merubah mindset dalam membangun kampung. Ternyata hanya bermodalkan ini, kampung kami berubah menjadi bersih dan sehat bahkan menjadi Juara 1 Kampung PHBS di Tingkat Kota Tangerang,” tukasnya.

Nama Kampung Teras Pancasila, jelas Miasan, menilik dari bentuk sosiologis warga yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan golongan namun suasana gotong royong sangat dominan.(jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.