Atasi Kebocoran Pipa PDAM TB Kirim 100 Tangki Air Setiap Hari

  • Whatsapp
Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah saat meninjau perbaikan pipa JDU di Jl. Halim Perdana Kusuma, Kebon Besar.
Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah saat meninjau perbaikan pipa JDU di Jl. Halim Perdana Kusuma, Kebon Besar.

 

TANGERANG, (vivabanten.com) – Dalam beberapa hari ini pelanggan PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang wilayah pelayanan Kecamatan Batu Ceper dan Cipondoh terganggu.

Bacaan Lainnya

Hal ini disebabkan, adanya kebocoran pipa Jaringan Distribusi Utama (JDU) di Jl. Halim Perdana Kusuma, Kebon Besar, Batuceper, Tangerang.

Akibat terhambatnya pelayanan air bersih tersebut, membuat orang nomor satu di Kota Tangerang turun langsung untuk mengecek, kebocoran pipa JDU tersebut.

Didampingi Sumarya, Direktur Utama PDAM Tirta Benteng, Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah meminta agar proses perbaikan dan perapihan jaringan yang bocor tersebut bisa segera diselesaikan.

“Sudah sejak Kamis kejadiannya tapi sampai sekarang belum selesai, jangan terlalu lama,” pinta Arief.

Arief juga menegaskan agar bekas galian yang dilakukan oleh PDAM bisa dirapihkan kembali usai dilakukan pembenahan terkait bocornya jaringan air.

Dirinya juga meminta agar PDAM Tirta Benteng bisa mempersiapkan berbagai kemungkinan yang terjadi mengingat pemkot tengah mendorong ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kota Tangerang.

“Siapin alatnya jadi kalau ada kebocoran bisa ditelusuri dengan cepat titik pastinya. Supaya gak kerja dua kali dan lebih cepet penanganannya,” sambung Arief.

Untuk mengantisipasi pelayanan kepada pelanggan di kedua wilayah tersebut, PDAM Tirta Benteng setidaknya mengirimkan 100 tangki air ke pelanggan yang terkena dampak kebocoran pipa setiap harinya.

Pasalnya, terdapat 20.000 pelanggan di wilayah Cipondoh dan Batuceper yang terkena dampak.

Direktur Utama PDAM TB, Sumarya mengatakan, pelayanan distribusi bantuan air untuk pelanggan terdampak dilakukan mulai dari pukul 05.00 WIB hingga 24.00WIB.

“Kita start mulai pukul 05.00 WIB hingga permintaan bantuan air dari pelanggan selesai,” ujarnya.

Sumarya mengatakan, pelanggan yang terdampak hanya pada rumah tangga saja. Sementara untuk industri dan Bandara tidak terkena dampak.

“Total pelanggan kita ada 43.000 pelanggan, tapi hanya sekitar 20.000 pelanggan yang terdampak, tapi industri dan Bandara tidak terdampak karena jalur terpisah,” ujarnya.

Ia mengatakan, bantuan mobil tangki didapatkan dari berbagai pihak seperti swasta dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang.

“Enam truk tangki, swasta 7, losbak kita isi melalui toren, satu toren satu pegawai, dibawa mobil losbak dan didistribusikan, Disbudpar 12 mobil tangki,” ujarnya.

Ia pun berharap, perbaikan dapat segera terselesaikan agar pelayanan PDAM TB dapat kembali sampai ke pelanggan di wilayah Cipondoh dan Batuceper. (jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.