Banjarmasin dan Pati Belajar Ke Tangerang

  • Whatsapp
Walikota Tangerang, M. Yusuf saat menerima kunjungan.
kunker Pemkot Banjarmasin dan Pemkot Pati
Walikota Tangerang, M. Yusuf saat menerima kunjungan.

TANGERANG, (vivabanten.com) – Pemkot Tangerang menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Kota Banjarmasin dan Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati yang ingin mempelajari tentang pengelolaan aset dan sensus barang milik daerah.

Pejabat Sementara (PJs) Walikota Tangerang, M. Yusuf mengatakan, pihaknya apresiasi terhadap perhatian yang diberikan oleh daerah lain atas pencapaian yang telah diraih oleh Pemkot Tangerang.

“Terima kasih telah mempercayai Pemkot Tangerang dalam berbagi pengetahuan tentang pengelolaan barang milik daerah,” ujar M. Yusuf, Kamis (22/2/2018).

Sementara itu, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina yang turut hadir dalam kunjungan tersebut mengutarakan kekagumannya pada kota yang pada tanggal 28 Februari nanti genap berusia 25 tahun.

“Bagi kami, Kota Tangerang sangat memberi banyak inspirasi bagi kami di Banjarmasin,” ucapnya.

Dirinya mengungkapkan, secara khusus dirinya beserta rombongan Pemkot Banjarmasin datang untuk mempelajari tentang sensus barang milik daerah yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang.

Selain itu juga, lanjut Walikota Banjarmasin, pihaknya mengaku tertarik dengan konsep smart city yang saat ini terus digalakan oleh pemkot Tangerang yang telah meraih berbagai penghargaan.

“Saat kami sampai balai kota, kami kagum dengan apa yang ditampilkan di balai kota, itu memberi gambaran bahwa pemerintah kota ditangani oleh orang-orang yang ahli,” tukasnya.

Senada Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, H. Sudarmaji mengungkapkan,Pemkot Tangerang patut dijadikan contoh dalam tata kelola barang milik daerah.

“Karena sudah 10 kali meraih WTP, dan berkat berguru dari Kota Tangerang akhirnya kami sudah bisa meraih 3 kali WT,” pungkasnya. (jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.