Banyak Bangunan Komersil Berdiri Di Area Situ

  • Whatsapp
Ketua Badan Musyawarah Tangsel, Zulham.
Bamus Tangsel bangunan komersil di area situ
Ketua Badan Musyawarah Tangsel, Zulham.

TANGSEL, (vivabanten.com) – Situ-situ yang merupakan warisan peninggalan nenek moyang asal Tangsel alis pendiri Kota yang berjuluk cerdas, modern dan religius ini, hanya menyisahkan bangunan komersil yang berdiri di situ-situ.

Seolah tidak ada pengawasan dari Pemkot Tangsel, bangunan-bangunan komersil ini bak jamur di musim penghujan sehingga setu-setu tersebut mangalami penyempitan lahan dan tercemar air limbah.

Bacaan Lainnya

Ketua Badan Musyawarah Tangsel, Julham Firdaus mengatakan pihaknya sangat menyayangkan dan menyesali jumlah situ muara tidak lagi sesuai dengan hasil warisan nenek moyang.

Menurut Zulham, Situ Kuruk contohnya kawasan situ ini banyak dijadikan ladang bisnis dan mulai menyempit luasnya akibat banyak rumah tempat tinggal, kos- kosan, rumah makan hingga gedung pertokoan.

“Situ Kuruk seperti anak ayam kehilangan induknya, tidak jelas lagi luas area situ yang tersisa dan sudah terpakai. Saya pikir akibat Walikota dan Wakilnya sudah males mikir, semua buat kepentingan pribadi dan kelompok saja,” tegas Zulham.

Sejujurnya kata Zulham, persoalan situ-situ di Tangsel, jangan dijadikan program bancakan proyek, tapi dimanfaatkan agar tidak kumuh, menyempit atau hilang.

“Tak wajar jika diarea situ berdiri bangunan komersil mall, lihat limbah mall kotori Situ Pamulang, ini suatu penyalahgunaan manfaat,” ujar Julham.

Zulham menambahkan, situ yang ada di Tangsel bagian dari aset daerah yang harus dilindungi, diawasi dan dijaga. Jangan dijadikan bancakan proyek, apalagi dimanfaatkan untuk bangunan komersil yang diperjual belikan.

“Lintas OPD jangan cuma datang duduk, duit lalu pulang kantor. Manfaatkan fasilitas secara alami yang datang dari warisan nenek moyang yang sudah membangun Kota Tangsel sebelumnya. Saya akan upayakan seluruh organisasi pemuda untuk bisa bekerjasama melindungi, mengawasi dan menjaga kelestarian situ-situ di Tangsel,” tukasnya.(diaz/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.