Bawaslu Banten Putuskan Tiga ASN Banten Terbukti Melanggar Dukung Calon DPD RI

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Bawaslu Banten nyatakan 3 dari 5 Aparatur Sipil Negeri (ASN) yang dilaporkan, terkait dugaan keterlibatan dukungan politik praktis untuk mendukung calon DPD RI Fadlin Akbar dalam sebuah group whatsApp terbukti melanggar.

Keputusan tersebut merupakan hasil dari pleno yang dilakukan, Selasa (09/04/2019), dari pukul 14:00 hingga 27:30 WIB yang dilakukan Tim dari Bawaslu Banten.

Bacaan Lainnya

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Banten, Badrul Munir mengatakan, berdasarkan bukti dan keterangan serta kajian yang dilakukan, memang telah terjadi pelanggaran aspek-aspek netralitas ASN terhadap tiga terlapor di Pasal 282 dan 283 UU 7/2017.

“Ada tiga yang kami rekomendasikan terkait pelanggaran dalam group WhatsApp tersebut yaitu  FR, AT, dan BS, yang merupakan Eselon 2 dan 4 Pemprov Banten, sedangkan dua orang yang terlapor lainnya masing-masing yang berinisial AU Dan EN  tidak terbukti,” ujar Badrul.

Untuk itu, kata Badrul, pihaknya akan berikan rekomendasi kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk memberikan sangsi kepada 3 ASN yang menurut kami melakukan pelanggaran yang dilakukan.

“Sedangkan untuk yang dua orang lainnya, AU Dan EN, kami tidak melihat alasan yang kuat untuk berikan sangsi, tidak cukup untuk diberikan sangsi, tidak cukup kuat terkait keterlibatannya,” jelasnya.

Badrul menambahkan, pihaknya berikan rekomendasi pada KASN, karena untuk jabatan setingkat ketiganya, penanganan berada di wilayah tersebut.

“Kita berikan kepada KASN tidak ke Pemprof Banten, karena untuk jabatan mereka memang penanganannya di KASN,” pungkasnya. (pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.