BNNP Banten Tangkap Oknum Sipir, Amankan 100 Gram Sabu

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Banten berhasil mengamankan 1 paket sabu seberat 100 gram yang akan dikirim ke dalam Lapas Klas 1 Tangerang Banten.

Hal tersebut disampaikan Kepala BNNP Banten, Brigjen Tantan Sulistyana kepada wartawan usai konfrensi pers pemusnahan sabu seberat 100 gram, Rabu (10/04/2019).

Bacaan Lainnya

Menurut Brigjen Tantan, bahwa Tim dari BNNP Banten mendapatkan informasi dari seorang petugas Lapas Klas 1 Tangerang, akan adannya pengiriman 1 paket Shabu dari Cianjur ke Lapas Klas 1 Tangerang.

Kemudian setelah lakukan Survaillance, kata Brigjen Tantan, pada tanggal 22 Maret 2019. langsing lakukan penangkapan di area parkir lapas Kelas I Tangerang.

“Ditemukan dua orang pemuda yang berinisial AH dan YS tengah menunggu Oknum Sipir Lapas Klas 1 Tangerang di parkiran. Mereka telah berkomunikasi untuk mengantarkan paketan Shabu ke dalam Lapas,” ucapnya.

Selanjutnya sambung Tantan, Tim juga berhasil mengamankan oknum sipir berinitial  FD lapas kelas I tangerang yang bertugas menjemput barang kiriman tersebut ke dalam lapas

” Selain itu, tim juga mengamankan warga binaan lainnya berinitial MM yang merupakan perantara yang memerintahkan oknum sipir untuk mengambil paket shabu, dan juga HB sebagai pemilik shabu warga binaan didalam lapas kelas I tangerang, jadi total ada lima orang yang kita amankan kan termasuk oknum sipir lapas klas I tangerang,” tukasnya.

Barang bukti yang berhasil di amankan dari kelima nya berupa, satu buah Tas gendong coklat merk, satu buah kunci loker,dua buah dompey warna hitam, 7buah unit handphone,uang sebesar Rp 1328.000 juta rupia, satubunit mibil toyota Aavanza, dan datu unit mobil Jazz warna merah.

“Akibat perbuatan yang di langgar pasal 114 ayat (2) dan atau 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI nomer 35 tahun 2009 RI tentang narkotika.” tandasnya.

Sementara itu, Kasubdit Pelayanan Tahanan Rehabilitasi, Lapas Klas 1 Tangerang, Hanibal mengaku, prihatin atas adannya seorang Oknum Sipir Lapas Klas 1 Tangerang yang ikut terlibat dalam transaksi Shabu tersebut.

“Padahal kita sudah sering menegaskan, bahwa bagi anggota sipir yang ikut terlibat dalam permasalahan Shabu akan di tindak secara tegas. Bahkan di pecat,” pungkasnya. (pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.