Bocah Penderita Hydrocephalus Butuhkan Bantuan Pemerintah

  • Whatsapp

LEBAK, (vivabanten.com) – Randuwasa bocah penderita Hydrocephalus anak dari pasangan Saripudin dan Umyati, warga Kampung Citapen, 03/03, Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, mengharapkan bantuan dan uluran tangan pemerintah.

Bacaan Lainnya

Anak dari pasangan Saripudin dan Umyati ini menderita penyakit Hidrosefalus (hydrocephalus), yaitu kondisi penumpukan cairan di dalam otak yang mengakibatkan meningkatnya tekanan pada otak.

Selama 2,5 tahun Randuwasa (2,5) hanya pernah 2 kali berobat ke RSCM Cipto di Jakarta, itu pun atas inisiatif dari Kepala Desa setempat.

Saripudin orang tua Randuwasa mengatakan jangankan untuk berobat putranya, untuk kebutuhan sehari-hari saja tidak mencukupi.

“Saya ini, hanya seorang buruh pegawai ternak yang penghasilannya cuma Rp 50.000 perhari, jadi jangankan buat berobat, untuk makan istri sama anak- anak aja ga cukup,” ujarnya.

Untuk itu kata Saripudin, sangat mengharapkan bantuan semua pihak untuk pengobatan anaknya.

“Kami harapkan uluran tangan dari semua pihak, baik pemerintah daerah mau pun pusat. Supaya anak kami segera mendapatkan penanganan medis,”
pungkasnya.(dit/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.