Bolos Kerja Pelanggaran Dominan di ASN Pemprov Banten

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Selain masalah Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), bolos kerja menjadi pelanggaran yang dominan terjadi di lingkungan pemerintah Provinsi Banten.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Pembinaan dan Data Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Banten, Alfian.

Menurut Alfian, banyak alasan yang membuat seorang ASN mangkir dari tugasnya, padahal kalau dilihat dari segi penghasilan, semestinya mereka sudah layak untuk menenuhi kehidupannya.

“Banyak pelanggaran-pelanggaran yang terjadi, ada sekitar 48 pelanggaran yang ada di tahun 2018 ini, namun yang mendominasi ASN di Pemprov Banten disamping Tipikor, ya mangkir kerja,” ujar Alfian di ruang kerjanya.

Padahal secara aturan, sambung Alfian, ASN selama lima hari saja tidak masuk kerja, itu telah di lakukan hukuman disiplin berupa teguran.

“Kalau sampai 46 hari tidak rubah juga,atau masih mangkir,tidak masuk berturut turut atau berselang,itu dapat diberhentikan dengan hormat atas permintaan,” ucapnya.

Kalau merunut pada kinerja ASN yang tidak ada integritas dan kurang semangatnya dalam bekerja kata Alfian, dirinya membantah hal tersebut lantaran kurang selektifnya dalam penerimaan CPNS yang ada di Provinsi Banten.

“Oh tidak, penerimaan CPNS ini sudah sangat ketat, makanya dalam tahun 2014 kemarin menerima CPNS di Provinsi Banten ini menggunakan menggunakan sistem chat. Artinya CPNS yang kita terima itu benar-benar orang yang berprestasi,” tukasnya.(pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.