BPKD Kota Tangerang Genjot Pendapatan Dari Tujuh Jenis Pajak

  • Whatsapp
Kepala BPKD Kota Tangerang, M. Noor
Kepala BPKD Kota Tangerang, M. Noor

TANGERANG, (vivabanten.com) – Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Tangerang, yang turut serta dan hadir membuka stand juga Perahu Hiasnya, guna mensosialisasikan tujuh jenis pajak.

Tujuannya tak lain untuk menggenjot pendapatan pajak daerah. Pasalnya, target pendapatan pajak tahun 2018 naik dari tahun sebelumnya.

“Kegiatan akbar Festival Cisadane tahun 2018 ini merupakan salah satu ajang dalam mempromosikan Kota Tangerang di mata wisatawan. Hal ini juga dimanfaatkan BPKD untuk mensosialisasikan pajak daerah kepada masyarakat Kota Tangerang,” ujar Kepala BPKD Kota Tangerang, M. Noor.

Menurut Noor, di tahun 2018 ini DPRD Kota Tangerang telah mengesahkan target penerimaan pendapatan pajak daerah yang dikelola BPKD menjadi Rp 570.500.000.000,- dari tujuh jenis pajak yakni pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, parkir, PJU, dan air bawah tanah.

“Progres pencapaian target sampai dengan akhir juli 2018 mencapai sebesar Rp 361.513.717.907,- atau 63,36 %,” ucapnya.

Noor menjelaskan, target terbesar pendapatan pajak daerah yakni pajak restoran sebesar Rp 234 Miliar setahun. Karenanya, BPKD Kota Tangerang hingga kini terus berupaya dengan berbagai cara seperti pemasangan tapping box dan menarik wajib pajak baru.

“Maka dari itu, agar tidak ada kebocoran pendapatan pajak kita pasang alat tapping box. Kemudian kita memanggil wajib pajak apabila tidak melaporkan omset penjualannya,” imbuhnya.

Selain itu, kata M Noor, BPKD bekerjasama dengan Satpol PP juga akan melakukan penyegelan reklame yang tidak membayar pajak serta melakukan checker kepada wajib pajak yang dinilai tidak sesuai laporan.

“Tercatat sudah ada 170 tapping box yang disebar di setiap wajib pajak, termasuk saat ini kita mendata wajib pajak baru dan menertibkan umbul-umbul tak berizin,” ungkapnya.

Menurutnya, setiap bulannya ada saja laporan data wajib pajak baru, yang terdiri dati hotel, restauran, hiburan, parkir dan air tanah.

“Dengan target tersebut Insyallah tercapai. Yang jelas kami optimistis. Karena tahun lalu kita bisa melebihi atau over target. Hal ini dikarenakan Pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang juga terus meningkat dengan munculnya wajib pajak baru,” pungkasnya.(jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.