BPPKB Tangsel Santuni Anak Yatim Pada Perayaan Maulid Nabi

  • Whatsapp

TANGSEL, (vivabanten.com) – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Badan Pembina Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) DPC Kota Tangerang Selatan dengan mengelar pengajuan dan santuna anak yatim, yang dipusatkan di GOR Ciputat pada Minggu (3/12/2017).

Kapolsek Ciputat Kompol Doni yang menghadiri acara tersebut mengatakan, dirinya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan BPPKB dan berharap kegiatan seperti ini bisa dipertahankan, serta menambah jumlah anak yang disatuninya.

“Semoga tahun berikutnya lebih besar lagi, khususnya santunan tahun ini 600 jiwa, tahun berikutnya lebih dari pada itu,” ujarnya.

Ketua BPPKB DPC Tangsel, Abah Hamim Gozhali mengungkapkan sangat bersyukur karena kegiatan keagamaan dapat berjalan lancar, aman dan damai serta dihadiri unsur Muspika Kota Tangsel.

“Ini agenda rutin tahunan yang kesekian kali, ikut serta dalam kebahagiaan bersama 600 lebih anak Yatim se-Tangsel, acara maulid sendiri merupakan peringatan berbagi rasa dan kepedulian berupa sedekah dan amal zariah sesuai anjuran sunah rasul,” ucap Abah Hamim.

Hal senada diungkapkan, Dhea Jefry bendahara umum DPC BPPKB Tangsek, bawah peringatan hari besar umat muslim seperti maulid selalu dilakukan santunan.

“Kali ini dilakukan diwilayah Kecamatan Ciputat Kota Tangsel, ini sebagai sarana untuk menjalankan kebiasaan alim ulama dalam tiap perayaan keagamaan seperti maulid,” katanya.

Sementara Mbah Mijan, penasehat BPPKB menyampaikan jika BPPKB Kota Tangsel sangat aktif melakukan kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial.

“Intinya menjalankan pesan dan agenda para pendahulu untuk berperan aktif berbagi rasa dan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan seperti saat ini yang BPPKB laksanakan. Semoga bentuk peduli ini menjadi semangat dalam tiap kegiatan keagamaan dan bhakti sosial lainnya,” tandas Mbah Mijan.

Terpisah, TB Nasrullah menambahkan, mempertahankan tradisi dan budaya alim ulama Banten harus tetap terpelihara dengan baik, walau kedua unsur jawara dan santri kerap melekat ditubuh organisasi besar seperti BPPKB dan kami bukanlah ormas yang arogansi tapi religius yang santun menjaga leluhur budaya dan tradisi Banten

“BPPKB merupakan barometer organisasi besar di Banten, walau lahir dari kedua unsur yakni jawara dan santri Dan perlu dicatat bila hanya BPPKB yang selalu aktif rayakan hari hari besar umat muslim dengan berbagi rasa dan kepedulian terhadap anak anak Yatim,” pungkasnya.(diaz/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.