Bupati Iti Minta Hakim dan Panitera MTQ Independen

  • Whatsapp

LEBAK, (vivabanten.com) – Jelang perhelatan MTQ XXXIII Tingkat Kabupaten Lebak yang akan diselenggarakan 20 November 2019 di Pasar Sampay Kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya melantik sekaligus membuka orientasi dewan hakim dan Panitera di Pendopo Setda Lebak, (19/11).

Bacaan Lainnya

Turut menghadiri Sekretaris Daerah, para asisten, para kepala OPD dan Kepala Kemenag Kabupaten Lebak, Ketua MUI, LPTQ, FSPP, FKDT dan FK-GMM Kabupaten Lebak.

Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengatakan, bahwa pelantikan dan orientasi Dewan Hakim beserta Panitera MTQ merupakan pengukuhan para Dewan Hakim dan Panitera, sebagai sosok figur terpercaya dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang akan menentukan hasil dari pelaksanaan MTQ XXXVIII tingkat Kabupaten Lebak tahun 2019.

“Tugas dan tanggung jawab dewan hakim dan panitera ini, tentunya tidak mudah. Sebab, berkaitan dengan harapan berbagai pihak, namun saya yakin sebagai sosok yang telah memiliki integritas dan pengetahuan yang mapan di bidangnya, para dewan hakim akan melaksanakan tugas dan kewajiban yang diberikan secara profesional dan amanah,” ujar Iti Octavia.

Iti menegaskan Pemkab Lebak secara penuh melimpahkan tugas dan tanggung jawab penilaian terhadap para peserta MTQ kepada para dewan hakim dan Iti juga meminta para dewan hakim untuk tidak terinvensi oleh pihak manapun dalam melakukan penilaian.

“Dalam hal penilaian, dewan hakim harus cermat, jujur, benar, dan objektif dalam menentukan nilai. Demikian juga panitera, harus independen dan bebas dari segala macam pengaruh, kepentingan, dan godaan untuk berpihak dan tidak berlaku jujur,” tegasnya.

Iti juga memuji serta mengapresiasi konsistensi LPTQ untuk berlanjut menggunakan pendaftaran peserta MTQ On Line, melalui penggunaan aplikasi E-MTQ sebagai salah satu upaya  agar peserta MTQ tidak dari luar dan bukan ”naturalisasi”.

“Tujuan MTQ ini bukan orientasi pada juara, tetapi pada pemaksimalan pembinaan peserta MTQ putra daerah asal lebak,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lebak KH. Pupu Mahpudin mengatakan, kegiatan pelantikan dan orientasi tersebut diikuti oleh dewan hakim dan panitera, dengan komposisi dewan pertimbangan, sebanyak 9 orang, dewan pengawas, 13 orang, unsur koordinator dewan hakim sebanyak  5 Orang, anggota dewan hakim, sebanyak 125 orang, panitera, sebanyak 26 orang.

Jadi menurut Pupu, jumlah keseluruhan dewan hakim dan panitera, sebanyak 187 orang, yang akan mengawal sembilan cabang MTW, Yaitu Tilawah (Pa/pi), tahfidz (Pa/pi), tafsir Qur’an (Pa/pi), Qiro’atil Kutub (Pa/pi), Qiro’atil Kutub (Pa/pi), Syarhil Qur’an (Pa/pi), Fahmil Qur’an (Pa/pi), MMQ dan Hifdzil Hadits.

“Tahun ini LPtQ Lebak secara konsisten tetap menggunakan E-MTQ pendaftaran on line. ini diperlukan, untuk mendisiplinkan kita semua, dalam hal kepesertaan MTQ di masing-masing cabang sesuai dengan ketentuan. ini juga dimaksudkan agar peserta tidak berasal dari luar,” pungkasnya. (kho/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.