Bupati Iti Sabet Tiga Penghargaan Sekaligus

  • Whatsapp

LEBAK, (vivabanten.com) – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya sepekan ini mendapatkan penghargaan bergengsi sebanyak tiga kali. Penghargaan tersebut yakni, Pembina Forum Anak Terbaik, sehingga Lebak diganjar sebagai Kabupaten Layak Anak oleh Kementrian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak.

Penghargaan selanjutnya yaitu dinobatkan sebagai Bupati terbaik se-Asia pada acara Asia Best Award category Best Regent from Seven Media Asia dan Asian Global Council. Kemudian yang terakhir adalah sebagai Pembina BPR Lebak Sejahtera terbaik 1 kategori BUMD dengan aset 25 sampai dengan 50 Milyar.

Muat Lebih

“Kami sangat bangga dengan Bupati Lebak. Kebanggaan kami ini bukanlah tanpa sebab, karena raihan tersebut merupakan sebuah pengakuan dari pihak luar atas kinerja bupati. Efek positifnya  tentu akan menular kepada para bawahanya termasuk kami sebagai kepala desa, agar lebih giat lagi dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” ujar Usep Pahlaludin, Kepala Desa Sangiang Jaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak kepada wartawan, Minggu (28/07/2019).

Senada diungkapkan pemerhati pembangunan asal Lebak, Unro Aljuhri lebih luas lagi dalam memaparkan keberhasilan Iti meraih tiga penghargaan sekaligus. Karena kata dia, penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas runtutan keberhasilan Iti dalam membangun Lebak.

Unro mengatakan, biasanya lembaga yang memberikan penghargaan tidak begitu saja dengan mudah memberikan apresiasinya. Akan tetapi atas dasar pertimbangan yang sangat matang, biasanya orang atau lembaga yang diberikan penghargaan itu merupakan orang yang berdedikasi tinggi diberbagai bidang.

“Tidak sembarangan, lembaga yang memberikan penghargaan itu biasanya telah melakukan riset terlebih dahulu kepada calon penerima. Jadi, ketika penghargaan itu diberikan, maka itu sudah melalui pertimbangan yang matang, dan Bupati Lebak layak mendapatkannya, saya ucapkan selamat,” kata Unro di Rangkasbitung.

Lanjut Unro, Khusus untuk kategori bupati terbaik se Asia,  sepertinya Iti dinilai berhasil dalam menjalankan beberapa program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Biasanya dinilai atas ide-ide dan kreatifitas serta terobosan yang dilakukan oleh penerima, bahkan tak jarang prestasi yang diraih selama ini pula bisa dijadikan penilaian.

“Kita lihat saja, bupati telah banyak menelorkan berbagai ide-ide kreatif diberbagai bidang mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, pertanian sampai dengan  tata kelola pemerintahan. Bahkan prestasi raihan WTP empat kali secara berturut-turut bisa dijadikan acuan,” pungkasnya. (kew/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.