Bupati Zaki Sangat Suka Masakan Jengkol Khas Betawi

  • Whatsapp

TANGERANG, (vivabanten.com) – Siapa sangka orang nomor satu di Kabupaten Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar suka akan masakan jengkol khas asli Betawi.

Siang terik sambil makan nasi lengkap dengan sayur asem, berlauk ikan asin dan jengkol serta sambal terasi pedas plus berbagai lalapan. Itulah makan siang kesukaan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Bacaan Lainnya

Senin (15/3/2021) siang sekitar pukul 12.30 WIB, pria kelahiran 14 Desember 1973 ini mendadak muncul di Kantor Kecamatan Kepala Dua, Karawaci, Kabupaten Tangerang. Camat Kelapa Dua Prima Raras Puspa baru tahu rencana kedatangan Bupati beberapa jam sebelumnya.

“Saya tadi lagi vaksin. Tiba-tiba dapat kabar Pak Bupati mau datang,” ujar Bu Camat yang belum genap dua tahun menjabat di Kecamatan Kelapa Dua. Begitu tiba di Kantor Kecamatan, Ahmed Zaki terlihat sudah merasa kantornya sendiri.

Maklum, beberapa kali Bupati yang juta Ketua DPD I Golkar DKI Jakarta ini terkadang rapat bersama jajarannya di kantor kecamatan tersebut.

Potongan kue ulang tahun ke-14 Kecamatan Kepala Dua langsung diserahkan Bu Camat kepada Bupati.Tak perlu menunggu lama, Ahmed Zaki dan rombongan lantas dipersilakan menyantap siang di rooftop yang berada di lantai 2 kantor kecamatan.

“Ini masakan Betawi asli. Pak Bupati suka banget makanan Betawi,” ujar Prima Raras.

Tanpa canggung, Ahmed Zaki Iskandar langsung mengambil nasi beserta lauk dan sambal. “Wah, ada jengkolnya nih,” ujar Ahmed Zaki terlihat bersemangat.

Dua sambal spesial disiapkan untuk menemani menu spesial siang itu.”Ini sambal terasi asli betawi. Terasinya beda dengan terasi lain.Satu lagi ini sambal goreng pedas,” ujar Reza, salah seorang staf di Kecamatan Kelapa Dua.Sayur asem pun dihidangkan terpisah dengan mangkuk.

“Sayur asamnya juga beda dengan yang lain. Warna kuahnya tidak cokelat. Ini sayur asem versi asli Betawi,” ujar Prima Raras bersemangat.

Ahmed Zaki pun langsung menyantap lahap menu makan siang di rooftop beratapkan tenda – payung.

Menu makan siang Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yakni makanan khas Betawi. Ada jengkol, sayur asem, sambal terasi. Menu tersebut dihidangkan di Kantor Kecamatan Kelapa Dua, Senin (15/03/2021)

Menu makan siang Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yakni makanan khas Betawi. Ada jengkol, sayur asem, sambal terasi. Menu tersebut dihidangkan di Kantor Kecamatan Kelapa Dua, Senin (15/3/2021)Cuaca terik kemarin siang, justru membuat Ahmed Zaki makin bersemangat menghabiskan menu kesukaannya tersebut.

“Ini makanan Betawi asli dari Tangerang. Ada ayam goreng, ikan asin dan jengkol yang pasti,” ujar Ahmed Zaki sambil memamerkan menunya.”Ini sambal terasi asli betawi. Terasinya beda dengan terasi lain.Satu lagi ini sambal goreng pedas,” ujar Reza, salah seorang staf di Kecamatan Kelapa Dua.Sayur asem pun dihidangkan terpisah dengan mangkuk.

“Sayur asamnya juga beda dengan yang lain. Warna kuahnya tidak cokelat. Ini sayur asem versi asli Betawi,” ujar Prima Raras bersemangat.

Ahmed Zaki pun langsung menyantap lahap menu makan siang di rooftop beratapkan tenda – payung.

Menu makan siang Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar yakni makanan khas Betawi. Ada jengkol, sayur asem, sambal terasi. Menu tersebut dihidangkan di Kantor Kecamatan Kelapa Dua, Senin (15/3/2021)

Cuaca terik kemarin siang, justru membuat Ahmed Zaki makin bersemangat menghabiskan menu kesukaannya tersebut.

“Ini makanan Betawi asli dari Tangerang. Ada ayam goreng, ikan asin dan jengkol yang pasti,” ujar Ahmed Zaki sambil memamerkan menunya.

Berbeda dengan sambal goreng, sambal terasi ini lebih pekat dan aroma serta pedasnya sangat menggoda lidah.

Sayur asem asli Betawi pun lantas dicicip. Rasanya sangat segar dan tak terlalu asam sehingga pas sekali di makan saat siang hari.
Menu makan siang ini memesan khusus dari Rumah Makan Betawi H Muhammad yang berada di Ciledung, Tangerang.

“Haji Muhammad itu bapak saya. Rumah makan kami memang khusus menyajikan masakan Betawi asli,” ujar Reza.

Selain menu sayur asam, jengkol dan ikan asin, Reza menyebutkan banyak menu lain seperti pecak guramai, gejok lele, kepala guramai dll.

“Menu kami baru dimasak saat dipesan. Jadi rasanya benar-benar segar dan nikmat,” pungkasnya. (*/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.