Cegah Penyebaran Corona, Pemkot Serang Dirikan Delapan Chek Point

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Sebanyak 3000 kendaraan tiap harinya terdeteksi masuk dalam Kota Serang, baik itu untuk beraktifitas maupun lintas wilayah tiap harinya selama dalam penerapan Chek Point di 8 pos yang tersebar.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan Kota Serang,Maman Lutfi saat mengecek pos Cgek Point yang berada di Jalan Raya Taktakan Kota Serang, Kamis, (23/04/2020).

Bacaan Lainnya

“Chek point yang dilakukan di Kota Serang sesuai dari intruksi Presiden, untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona dari wilayah sekitarnya ke masyarakat Kota Serang,” ujar Maman Lutfi kepada wartawan.

Menurut Maman, walaupun tidak menerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), hal ini dipandang perlu lantaran Kota Serang selain sebagai daerah perlintasan, secara geografis juga berada di tengah-tengah kota kabupaten yang ada di wilayah Banten.

“Fungsinya sendiri chek point ini diperuntukan bagi para pengemudi yang masuk dari luar Kota Serang menuju dalam kota, di pos-pos chek point kita lakukan pengecekan seperti Taktakan Sawahluhur, Kalodran, Boru, Palima, Serang-Timur dan Serang-Barat lantaran Kota Serang daerah lintasan, baik dari Pandeglang yang akan menuju Jakarta begitu pun sebaliknya, ataupun dari Kota Tangerang yang akan menuju Merak,” kata Maman.

Maman menjelaskan, untuk daerah yang paling sentral sendiri dalam penerapan ini ada dua pos pengecekan, diantaranya di wilayah Serang Timur dan Serang Barat.

“Daerah sentral di dua pos itu, untuk deteksi suhu yang dilakukan, jika ditemukan warga Kota Serang terdeteksi suhu tubuhnya tinggi dalam perjalanan, akan diarahkan ke sarana kesehatan dalam kota untuk diperiksa dan dikembalikan ke rumahnya yang kemudian akan dilakukan pemantauan, namun jika masyarakat luar Kota Serang yang terdeteksi akan disuruh balik kembali ke arah atau asalnya kembali,” tuturnya.

Dalam pelaksanaan chek point yang telah dilakukan sejak Sabtu kemarin, lanjut Maman, akan berlangsung selama 60 hari kedepan, dengan melibatkan beberapa unsur dari TNI, Polri, Dishub, Pol PP, PMI, BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Serang.

“Pelaksanaan chek point akan dilakukan selama 60 hari kedepan sampai bulan Juni, untuk pengukuran suhu sendiri dianggap normal bila di bawah 38 derajat, selama pengecekan yang dilakukan ditemukan warga diluar kota yang akan masuk ke dalam kota dengan suhu diatas 38 derajat, namun tidak banyak hanya satu atau dua dalam satu harinya,” tandasnya. (pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.