Dana Desa Diminta Jangan Diselewengkan

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Dana desa yang dikucurkan dari pemerintah guna pembangunan desa diharapkan tidak terjadi lagi penyimpangam pada tehnis pelaksanaannya.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas PinDes Abdulloh. Menurutnya mudah-mudahan kedepan tidak ada lagi lurah-lurah yang tersangkut kasus hukum terkait masalah dana desa ini.

“Jadi sekarang untuk perencanaan 2019 itu sudah terpangpang di 2018, dana itu untuk apa saja disitu, baik fisik dan pemberdayaan masyarakat ada di papan, nah nanti masayarakat tinggal lakukan pengawasan dilapangan, dan itu kewajiban desa, karena itu sumber informasi public,” katanya.

Besaran dana yang dikucurkan pada tiap desa yang kisarannya rata-rata mencapai delapan ratus juta rupiah, diharapakan dalam tehnis pelaksanaannya sesuai dengan musyawarah desa dan PerGub yang ada.

“Jadi dari jumlah itu untuk penyaluranya kita bertahap di bagi tiga kali tahapan, yang pertama 20persen, 40 dan 40, kita tehnis mekanismenya tetap melalui musramdes didampingi dari pendamping desa,tokoh masyarakat, DPD untuk apa saja dana itu, fisik atau pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.

Dalam pengawasannya, lanjut Abdullah, peran dari DPKP, BPK serta inpektorat yang ada juga harus bisa berjalan sebagaimana mestinya, agar bisa meminimalisir penyimpangan di lapangan nantinya.

“Dari masayarakat juga kita harapkan untuk peran aktif dalam pengawasan didaerah masing masing, pokoknya yang penting nantinya ada transparansi dalam penggunaan dan tehnis pelaknaannya. Intinya nanti kita harap alurnya benar, jalurnya benar ya ga akan itu,” tuturnya.

Dengan pengawasan yang dilakukan terus saat ini, lanjut Abdulloh, PimDes dalam hal ini dan infektorat turun langsung kebawah guna mensosialisasikan dan lakukan pengawasan kedesa desa agar dalam pelaksanaannya berjalan lancar dan tidak ada lagi kades kades dan aparatur desa yang tersangkut hukum lantaran dana desa ini.

“Ada ya, ya ini kan dana desa inikan dari 2015 yang sudah masuk hukum juga ada, makanya kita lakukan antisipasi terus, berupa pengawasan pengawasan, alhamdulillah di kantor kami, kegiatan BPK selama tiga bulan lakukan evaluasi terus menerus dalam hal ini,” pungkasnya.(pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.