Dapur Umum Sokong Kebutuhan Korban, Atasi Genangan Seluruh Pompa Diaktifkan

  • Whatsapp
Walikota Tangerang saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Periuk
Walikota Tangerang saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Periuk dan Dapur Umum yang didirikan Dharma wanita.

Tangerang (VB),- Seluruh pompa-pompa portable diaktifkan guna mengurangi debit air yang menggenangi kawasan Perumahan Garden City Residence dan Total Persada.

Demikian diungkapkan Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah saat mengunjungi lokasi Situ Bulakan, Kecamatan Periuk, Rabu (5/2) pagi.

Muat Lebih

“Semua pompa portable yang ada digunakan, supaya bisa alirkan airnya ke Sungai Cirarab,” tegas Arief kepada jajaran Dinas PUPR Kota Tangerang yang turut mendampingi.

Arief menjelaskan, pompa portable yang ada akan dimaksimalkan untuk mempercepat proses surutnya air, yang hingga saat ini masih menggenangi sejumlah kawasan perumahan di wilayah Kecamatan Periuk.

“Jumlah rumah pompa ada 26 rumah pompa dan ditambah juga dengan 17 unit pompa portable. Untuk kapasitasnya 67 liter per detik sebanyak 33 unit, kapasitas 300 liter per detik 3 unit, 700 liter per detik 4 unit, 500 liter per detik 3 unit,” ujar Arief.

Arief menjelaskan, menurunnya intensitas curah hujan yang terjadi di Kota Tangerang berpengaruh positif dalam proses penanganan banjir yang terjadi di sejumlah titik di Kota Tangerang.

“Pemkot langsung ambil langkah pemompaan di seluruh pintu air dan aktivasi rumah pompa yang ada di wilayah Periuk. Terutama yang memiliki akses ke Kali Cirarab sebagai muaranya,” terangnya.

Arief menjabarkan dengan dilakukannya pemompaan di sejumlah titik banjir dapat membantu proses surutnya banjir di wilayah Kecamatan Periuk.

“Selain rumah pompa yang sudah ada, Pemkot juga gunakan pompa portable di lokasi – lokasi banjir,” tukasnya.
Sementara itu Kepala Bidang Tata Air Dinas PUPR Kota Tangerang, Fachri Wahyudi mengungkapkan, saat ini Dinas PUPR telah memasang mesin pompa portable untuk membantu mengurangi debit air di wilayah Kecamatan Periuk, diantaranya di pintu air 5 Kali Ledug dan pintu air 3 Situ Bulakan.

“Untuk pintu air 5 sebanyak 6 unit dan di pintu air 3 sebanyak 2 unit. Air yang dipompa semuanya diarahkan ke Sungai Cirarab,” tukasnya.

Dapur Umum Sokong Kebutuhan Pangan Bencana banjir menyisahkan duka bagi masyarakat yang terdampak, seperti rusaknya barang-barang rumah tangga bahkan untuk kebutuhan makan sehari-hari pun mereka kesulitan.

Untuk mengatasi kebutuhan pangan para korban banjir di Kecamatan Periuk tersebut, Pemkot Tangerang dirikan posko bantuan banjir berupa dapur umum yang berjalan sejak kemarin.

“Supaya ga gampang basi sayur sayuran nya jangan disatuin sama nasi, kalau bisa masak yang cepat saji, agar langsung didistribusi,” kata Arief saat mendatangi posko bantuan.

“Kita harus tetap menjaga kualitas makanan, agar warga tidak gampang sakit meskipun dalam keadaan seperti sekarang,” ucapnya.

Arief menjelaskan, Pemkot Tangerang mengirimkan 4.579 nasi bungkus siap santap dari Dapur Umum utama, kemudian 1.450 dari dapur umum PKK Kota Tangerang.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Yayat Sugiarti Herman mengatakan, bahwa dapur umum Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan DWP terus mensupport bantuan logistik bagi korban banjir.

“Kami terus mensupport dapur umum Pemkot Tangerang, guna memenuhi kebutuhan pangan korban banjir. Dibantu para anggota PKK dan DWP, kami usahakan yang terbaik, semoga apa yang kami usahakan bisa meringankan beban para korban banjir,” tandas Yayat. (jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.