Demokrat Tangsel Butuh Figur Putra Daerah

  • Whatsapp
Julham Firdaus
Julham Firdaus

TANGSEL, (vivabanten.com) – Meskipun perhelatan politik masih tersisa dua tahun lagi tapi tidak membuat para petinggi partai duduk manis, mereka terus gencar melakukan konsolidasi
dan membangun komunikasi politik antar elite anggota, kader dan pengurus di daerah.

“Pak SBY dalam peringatan dies natalies Partai Demokrat ke 16 menyampaikan pesan politik diantaranya hindarkan money politik, teguh pada sikap dan pendirian partai yang tepat, logis dan benar. Demi kemenangan demokrasi dan kepentingan rakyat Indonesia, terakhir
adalah lanjutkan perjuangan, Tuhan bersama kita,” demikian dikatakan Ketua Forum Komunikasi Pendiri dan Deklaratir Partai Demokrat (DPC FKPD-PD) Tangsel, Julham Firdaus, Selasa (12/09/2017) di kantornya.

Menurut Julham, dirinya mengakui jika ia bukan apa-apa di kepengurusan dewan pimpinan cabang Partai Demokrat Tangsel, namun pernah menjadi caleg di tahun 2014 lalu bahkan kini dirinya optimis bila Demokrat bisa kembali merebut suara masyarakat seperti di tahun 2004 dan 2009.

“Upaya selama ini memang baru dibangkitkan melalui pesan moral yang saya lakukan via bilboard, mengajak masyarakat untuk bisa kembali mencintai Partai Demokrat dan tanpa intruksi pesan moral DPP pun sudah sampai di Tangsel,” ujar Julham.

Julham sangat menyayangkan, bahwa partai dianggap hanya milik kelompok tertentu saja, karena selama ini masyarakat menilai tidak pernah ada sosialisasi bahkan tidak mengenal pengurus Partai Demokrat Tangsel itu siapa dan siapa, dirinya sebagai kader dan juga sayap partai menyayangkan hal tersebut terjadi.

“Masyarakat menganggap Partai Demokrat mati suri, sebab tidak melibatkan putra daerah yang mengenal. Internal partai ini seolah
milik keluarga, bukan milik rakyat. Untungnya anggota dewan seperti Gacho masih mau turun kebawah mempertahankan eksistensi dan integritas partai dimata rakyat,” tegasnya.

Terpisah, anggota DPRD F-PD Kota Tangerang Selatan Gacho Sunarso
saat dikonfirmasi menampik bahwa partai Demokrat Tangsel mati suri, Partai Demokrat memang membutuhkan figur atau sosok putra daerah yang mumpuni seperti, Julham Firdaus yang mau membantu masyarakat.

“Kami butuh sosok dan figur yang memiliki kemampuan apalagi putra daerah. Partai Demokrat Tangsel bisa tertinggal dan ditinggalkan jika para pengurus partainya tidak mau turun ke masyarakat langsung,” pungkasnya.(diaz/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.