Didin Saprudin Minta Masyarakat Jangan Asal Tuduh

  • Whatsapp
Didin Saprudin Toko masyarakat Kabupaten Lebak.

LEBAK (VB),- Mantan Anggota DPRD Kabupaten Lebak, Didin Saprudin yang juga tokoh masyarakat Kabupaten Lebak geram. Dirinya mengingatkan kepada semua elemen masyarakat, agar tidak asal menuduh sembarangan, jika tidak disertai bukti-bukti yang kuat.

Sebab menurut Didin keadaan tersebut, dikhawatirkan akan terjadi fitnah dan bahkan cenderung menyebarkan berita hoax.

Didin menjelaskan, tuduhan yang tidak mendasar tersebut terjadi beberapa hari belakangan ini. Ada beberapa pengusaha kontruksi yang membuat status di medsos, kalau unit layanan pengadaan (ULP) Pemkab Lebak telah memihak kepada salah satu pengusaha atau asosiasi jasa konstruksi.

Menurut Didin tudingan itu harus didasari bukti-bukti yang kuat, agar tidak ada yang dirugikan akibat statemen yang dilontarkan. Kalau diperlukan, kata Didin, sebaiknya langsung saja tunjuk hidung dan sebutkan siapa orangnya.

“Saya kira lebih baik ditunjuk saja siapa orangnya, jangan jadi pecundang seperti itu,” tegas Didin, kepada wartawan, Sabtu (1/2/2020).

Didin menilai, selama Kabupaten Lebak dipimpin Mulyadi Jayabaya, kemudian diteruskan Iti Octavia Jayabaya, pembangunan ditanah Multatuli mengalami kemajuan yang signifikan. Terbukti, semua pembangunan yang dilakukan sudah merata dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sampat kepelosok desa.

Bahkan, dirinya pribadi telah merasakan perkembangan pembangunan diera kepemimpinan Jayabaya dan Iti.

“Saya sangat bersyukur, pembangunan di Lebak kini sudah maju pesat. Jadi sesama warga Lebak, tidak usah saling menyalahkan,” ucapnya.

Didin mengungkapkan, Kabupaten Lebak saat ini sudah mendapatkan pengakuan yang positif dari kalangan luar. Untuk itu, ia mengharapkan agar seluruh elemen masyarakat Lebak mendukung pembangunan di Lebak, agar Lebak kedepan jadi lebih maju dan berkembang.

“Jangan munafiklah, saat ini, lebih baik kita memberikan dukungan, berpikir yang positif, agar pembangunan di Lebak terus menggeliat dan berkesinambungan,” tukasnya.

Hal senada diungkapkan Deni Setiawan, salah seorang aktivis di Kecamatan Bayah. Menurut Deni selama kepimpinan Mulyadi Jayabaya, kemudian diteruskan oleh Iti, pembangunan di Lebak jadi lebih merata, penilaian yang ia berikan tersebut bukanlah tanpa sebab.

“Faktanya memang demikian, lihat saja jalan jalan diperkampungan yang ada dipelosok. Kini mayoritas sudah bagus,” kata Deni.

“Selain itu juga, saya mengharapkan agar masyarakat melakukan Tabayyun (bertemu, kroscek) terlebih dahulu jika ada sebuah permasalahan, dengan begitu bisa terhindar dari kabar bohong alias hoax, yang menjurus kearah fitnah,” pungkasnya. (akw/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.