Diduga Lakukan Penyerobotan Tanah, Ahli Waris Pasang Plang Hak Milik di Depan Pertamina

  • Whatsapp

CILEGON, (vivabanten.com) – Tim kuasa hukum dan ahli waris lakukan pemasangan plang hak milik atas tanah adat Sam’un Bin Ali (Alm), yang diwariskan pada Saliman Bin Arkani dkk di depan pintu masuk pertamina, Rabu, (13/11/2019).

Tindakan ini dilakukan lantaran tidak adanya itikad baik dari pihak perusahaan, dalam hal ini Pertamina dalam penyelesaian dengan pihak ahli waris.

“Saat ini kami lakukan pemasangan plang yang sebelumnya kami sudah lakukan diskusi dengan Polda Banten, untuk minta izin lakukan pemasangan  plang ini lantaran tidak adanya itikad baik dari pihak perusahaan untuk menyelesaikan dengan klien kami disini,” ujar Kuasa Hukum ahli waris Rohmatullah, yang didampingi Aris Suhadi yang ikut dalam pemasangan plang di depan pos keluar masuk Pertamina TBBM Tanjung Gerem, Rabu (13/11/2019).

Menurut Rohmatulloh, pihaknya telah lakukan upaya dengan pihak perusahaan, bagaimana menyelesaikan masalah tanah seluas 1800 yang sekarang ini dikuasai oleh pihak pertamina.

“Kami juga telah lakukan sampai ke Jakarta diundang untuk menyampaikan masalah tanah seluas 1800 meter ini, yang saat sekarang dikuasai oleh pihak pertamina dari milik ahli waris dengan menguasai obyek Sertifikat HGB No. 284 yang tidak terdaftar di BPN Cilegon sesuai ungkap pakta diperadilan perdata di Pengadilan Negeri Serang,” ucapnya.

Rohmatulloh menjelaskan, hal ini dilakukan setelah hampir dua tahun kliennya berjuang dan setelah diskusi dengan tim bahwa, bukti yang disampaikan oleh pertamina dengan Sertifikat HGB No. 284 yang tidak terdaftar di Badan Pentanahan Nasional (BPN) Cilegon palsu dan diduga kuat palsu dan dipalsukan dari tim kuasa hukum lakukan upaya hukum pidana ke Polda Banten.

“Ini bisa dikatakan penyerobotan tanah, saat sekarang ini sedang dilakukan pemanggilan para saksi dan proses sedang penyelidikan oleh Polda Banten, dan bilamana aksi ini tidak ada tindak lanjut dari pihak perusahaan, akan ada rencana atau akan di pasang Portal,” tegasnya.

Sementara itu pihak perusahaan dalam hal ini Pertamina TBBM Tanjung Gerem belum dapat di mintai tanggapannya, menurut pengawas scurity Pertamina TBBM Tanjung Gerem Dudi mengatakan, pihaknya tidak bisa memberikan komentar,

“Kami sebenarnya sudah tau akan adanya pemasangan plang dari ahlli waris dan kuasa hukumnya dan atasan juga sudah tau, cuman memang kami dari atasan hanya diperintahkan membiarkan saja. Kami hanya menjaga keamanan,” tukasnya.(pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.