Dinas Koperasi dan UKM Fasilitasi Pemberkasan Pembentukan Koperasi

  • Whatsapp
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang, Drs. H. Sayuti, M.Si saat membuka sosialisasi.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang, Drs. H. Sayuti, M.Si saat membuka sosialisasi.

KOTA TANGERANG, (vivabanten.com) – Pemkot Tangerang melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (UKM) terus berupaya menumbuh-kembangkan kegiatan ekonomi agar semakin tangguh, mandiri, inovatif serta memiliki daya saing yang tinggi dan kuat dalam menghadapi segala terpaan krisis.

Salah satu terobosan yang dapat dilakukan yakni dengan membangun jaringan kemitraan dan penguatan koperasi di masing-masing kelurahan sebagai salah satu gerakan ekonomi rakyat yang dijalankan berdasarkan asas kekeluargaan dan gotong royong.

Bacaan Lainnya

Untuk memfasilitasi para pengurus dan pengawas koperasi dalam pembentukan koperasi, Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang menyelenggarakan “Kegiatan Sosialisasi Prinsip-Prinsip Pemahaman Perkoperasian dengan Sub Kegiatan Pemberkasan Pembentukan Koperasi” yang digelar di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (13/09).

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang, Drs. H. Sayuti, M.Si mengatakan, sebelumnya telah memfasilitasi pembentukan 51 koperasi yang ada di kelurahan pada beberapa kecamatan di wilayah Kota Tangerang, kini pihaknya kembali memfasilitasi pembentukan 53 koperasi baru, sehingga berjumlah 104 koperasi yang tersebar di masing-masing kelurahan, dengan pembuatan akta notaris gratis kepada setiap koperasi yang akan dibentuk.

“Sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut dari program Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah terkait pembentukan koperasi di setiap Kelurahan,” ujar Sayuti.

Menurut Sayuti, 51 koperasi yang telah terbentuk, SK dan akta notarisnya akan diserahkan kepada pengurus koperasi tersebut pada peringatan Hari Koperasi tingkat Kota Tangerang bulan Oktober mendatang.

“Kegiatan sosialisasi ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pembentukan koperasi, agar nantinya pengurus mengetahui kewajiban dan haknya sebagai anggota koperasi. Kegiatan sosialiasi ini dihadiri 300 peserta dari perwakilan para kader posyandu, PKK dan masyarakat lainnya selaku pengurus dan pengawas koperasi yang ada di enam kecamatan yakni Kecamatan Karawaci, Larangan, Batuceper, Benda, Karang Tengah dan Cipondoh,” jelasnya.

Sayuti berharap, koperasi tersebut dapat memberikan pelayanan dan memfasilitasi usaha-usaha yang ada di masyarakat. Baik untuk permodalan maupun pemasaran produk-produk UMKM. Selain itu, dapat memberikan pinjaman modal kepada anggota melalui koperasi yang dibentuk sehingga masyarakat tidak lagi terbelit rentenir.

Sementara itu Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi dan UKM, Syarifudin menambahkan, kegiatan ini merupakan rangkaian akhir dari kegiatan penyuluhan-penyuluhan yang sebelumnya dilakukan di tingkat kelurahan terkait pembentukan lembaga koperasi.

”Para pengurus koperasi ini kita ambil dari kader PKK, Posyandu dan masyarakat lainnya yang aktif di wilayahnya, sehingga nantinya mereka bisa turun langsung ke masyarakat bawah untuk bisa membantu dalam peningkatakan ekonomi masyarakat,” kata Syarifudin.

Syarifudin menjelaskan, dengan terbentuknya koperasi di masing-masing kelurahan diharapkan bisa membantu para UKM dan pedagang kecil lainnya dalam segi permodalan dan pemasaran, dan hal ini juga untuk membatasi banyaknya bank keliling di tengah-tengah masyarakat.

“Kita semua tahu bahwa pinjam uang di bank keliling atau istilah lain rentenir bunga sangat tinggi dan memberatkan para pelaku usaha kecil dalam menjalankan usahanya,” ucapnya.

Syarifudin juga berharap, pembentukan koperasi ini nantinya bisa menggandeng dan mengajak para pedagang kecil dan UKM untuk bergabung serta membangun jaringan kemitraan dengan pihak lain. Sehingga perputaran perekonomian masyarakat dapat berkembang dengan baik.

“Untuk materi pada kegiatan ini meliputi pemahaman dan peran serta keanggotaan dalam koperasi, prosedur dan tatacara pembentukan koperasi, serta peran notaris dalam penyusunan anggaran dasar koperasi,” pungkasnya. (ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.