Dinkes Kota Tangerang Gencar Sosialisasi Imunisasi Measles Rubella

  • Whatsapp
dr Lisa Puspa Dewi

TANGERANG, (vivabanten.com) – Untuk mencegah wabah penyakit Measles Rubella (MR), Dinas Kesehatan Kota Tangerang, gencar mengadakan kampanye imunisasi bagi orang tua yang memiliki anak balita.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Lisa Puspadewi mengatakan, program Imunisasi Measles Rubella diadakan per 1 Agustus 2017 di seluruh Indonesia. Pihaknya menargetkan 474 ribu anak dengan sasaran usia 9 bulan sampai empat 14 tahun.

“Kita memilih untuk melakukan imunisasi dari bulan Agustus sampai Desember dari mulai Paud sampai SMP,” ujar dr. Liza Puspadewi, Selasa (01/08/2017).

Menurut dr. Lisa, berdasarkan data ada sekitar 1889 sekolah yang akan didatangi Dinkes untuk imunisasi, yang terdiri dari 1072 TK Paud, SD/MI 525 dan 242 SMP, dengan jumlah anak yang akan di imunisasi yaitu 474 ribu anak.

“Penyakit Measles Rubella adalah suatu penyakit yg disebabkan oleh virus yang membuat menurunkan daya tahan tubuh dan dapat berakibat komplikasi pada tubuh hingga menyebabkan kematian, imunisasi ini untuk meminimalisir MR,” kata dr Liza.

Rubella sambung dr. Lisa akan berakibat fatal jika Ibu hamil terkena virus ini dengan dampak yang terjadi pada janin. Tetapi dengan vaksin ini penyakit tersebut dapat dicegah.

Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup ini menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan klinik dan bidan praktek mandiri yang dekat dengan sekitar sekolah untuk memudahkan program imunisasi MR.

Dirinya mengimbau, agar masyarakat mengkonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang yaitu empat sehat lima sempurna. Lalu harus rajin berolahraga, setelah itu cek kesehatan setiap enam bulan sekali.

“Kalau untuk anak usia 6-9 bulan cara mengecek kesehatan datang ke Posyandu, untuk anak sekolah bisa cek ke UKS karena dokter kecilnya sudah kita latih di sini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan, dr Indri Bevi mengatakan, imunisasi di sekolah akan dilakukan setiap hari dan gratis.

“Kita akan menyesuaikan dengan jadwal sekolah,” tukasnya.(mukhyi/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.