Dishub Banten Sebut Ada Tujuh Titik Berpotensi Kemacetan

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Banten terdapat sejumlah ruas jalan yang mengalami kemacetan disaat arus mudik lebaran. Jumlahnya terdapat tujuh titik di dua rute yakni, Jalan Tol dan Jalan Alternatif.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo kepada wartawan, Jum’at (31/05/2019).

“Seperti kemarin kita melihat antrian yang begitu panjang hingga menyebabkan kemacetan panjang dan ini bisa dibilang paling krusial,” ujar Tri.

Menurut Tri, potensi titik kemacetan juga bisa terjadi di pintu keluar Serang Timur, namun biasanya akan terjadi macet saat momen tertentu, misalnya jika Tol Cilegon hingga Merak mengalami macet panjang. Sehingga pemudik diarahkan ke jalur alternatif di Tol Serang Timur.

“Biasanya kemacetan di pintu Tol Serang Timur baru akan terjadi saat arus balik, dimana banyak wisatawan yang akan liburan ke pantai-pantai di Pandeglang dan Lebak,” ucapnya.

Tri menambahkan, untuk lima titik kemacetan lainnya berada di lokasi pasar tumpah di sepanjang Jalan Arternatif dari Tangerang hingga Merak. Antara lain berada di Pasar Cikupa, Pasar Gembong, Pasar Tambak, Pasar Ciruas dan Pasar Kalodran.

“Karena mayoritas kemacetan di pasar tumpah tersebut akan mulai terjadi pada pagi hari hingga siang mengikuti jadwal pasar. Namun untuk mengurai kemacetanya, kita akan bekerjasama dengan kepolisian mengamankan jalur mudik dengan menurunkan personel yang akan mengatur lalu lintas di pasar tumpah,” tegasnya.

Masih menurut Tri, di sepanjang jalur mudik Tangerang-Merak telah dibangun posko mudik dari berbagai instansi seperti Polres, Dishub hingga perusahaan BUMN.

“Lokasinya tersebar, terutama di dekat titik kemacetan dan terminal seperti di Balaraja, Cikande dan Terminal Pakupatan,” pungkasnya.(pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.