DKP Terus Distribusikan Bantuan Tanaman Produktif

  • Whatsapp

TANGERANG (vivabanten.com) – Guna menjaga ketahanan pangan warga Kota Tangerang di tengah pandemi Covid-19. Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang hingga saat ini, tak henti terus mendistribusikan bibit tanaman produktif, untuk warga terdampak pandemi Covid-19. Mulai dari bibit tanaman cabai, pakcoy, kangkung hingga terong, yang disebar ke 13 kecamatan.

Adapun tanaman yang didistribusikan ke warga yaitu berasal dari beberapa lokasi pembibitan. Salah satunya dari hasil pembibitan yang ada di SMKN 2 Kota Tangerang yang sudah mencapai 25 ribu polybag. Sedangkan yang sudah terdistribusikan hampir 10 ribu polybag, dengan sistem pembagian melalui kecamatan dan kelurahan.

Bacaan Lainnya

“Kami melakukan pembibitan 380 ribu tanaman produktif. Untuk yang di SMKN 2 ini dikelola bersama pegawai DKP dengan target 50 ribu polybag. Selebihnya dikelola temen-temen KWT dengan masing-masing tiga ribu polybag,” ungkap Kabid Pertanian DKP, Ibnu Ariefyanto, Kamis (5/11/2020).

Melalui program ketahanan pangan ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap, bisa turut mengurangi beban belanja harian warga Kota Tangerang. Melalui bibit sayuran ini, warga bisa menikmati panen dan tentunya mendorong kebiasaan bercocok tanam warga, serta menyuplai kebutuhan sayuran keluarga dengan tanaman di rumah sendiri.

“Sejauh ini, fokus pembibitan di SMKN 2 untuk warga Kecamatan Tangerang. Satgas Covid kecamatan hampir setiap hari ambil ratusan polybag yang langsung dibagikan door to door ke warga. Hari ini, Kecamatan Tangerang ambil 200 bibit cabai dan pakcoy yang dibagikan ke warga Buaran Indah,” kata Ibnu.

Para warga penerima pohon pun antusias menerima bantuan pohon produktif ini. Mereka mengaku, selain menikmati hasil panen mereka juga lebih bergairah untuk melakukan aktivitas bercocok tanam di masa pandemi saat ini.

“Alhamdulillah banget, kemarin sudah terima yang kangkung dan terong, sudah dipanen dan masak untuk keluarga di rumah. Hari ini, dapat lagi cabai sama pakcoy, kami jadi senang bercocok tanam di rumah, uang belanja pun jadi lebih irit,” kata seorang Warga Buaran Indah, Ade. (*/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.