DP3AP2KB Optimis Kota Tangerang Juarai Lomba P2WKSS Tingkat Provinsi

  • Whatsapp
Wakil Walikota Tangerang, H. Sachrudin saat menghadiri acara penilaian P2WKSS. (Foto : Ist)
Wakil Walikota Tangerang, H. Sachrudin saat menghadiri acara penilaian P2WKSS. (Foto : Ist)

TANGERANG, (vivabanten.com) – Program Peningkatan Peran Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS ) merupakan salah satu upaya pemerintah bersama masyarakat untuk peningkatan peran perempuan dalam pembangunan.

Program ini merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan sumber daya manusia dan sumber daya alam serta lingkungan untuk mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat sejahtera dan bahagia untuk pembangunan masyarakat desa/kelurahan dengan perempuan sebagai penggeraknya.

Pembangunan pemberdayaan perempuan merupakan komitmen nasional yang dijadikan sebagai bagian integral dan pembangunan sumber daya manusia, dimaksudkan untuk meningkatkan status, posisi dan kondisi perempuan agar dapat mencapai kemajuan yang setara dengan laki-laki.

Pembangunan pemberdayaan perempuan menjadi salah satu program pembangunan nasional yang berkelanjutan karena kondisi perempuan yang masih tertinggal dibandingkan dengan laki-laki diberbagai aspek kehidupan.

Ketua TP PKK Provinsi Banten didampingi Ketua TP PKK Kota Tangerang, Hj. Aini Suci Wismansyah saat meninjau hasil karya ibu PKK. (Foto : Ist)

Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi DP3AP2KB Kota Tangerang bertindak selaku koordinator Program Terpadu P2WKSS, sementara operasionalisasi kebijakan Program Terpadu P2WKSS dilaksanakan melalui lintas bidang pembangunan/SKPD.

Sesuai Surat Keputusan Walikota Tangerang Nomor : 640 / Kep.19-BPMKB/2014 Tentang Penetapan Kelurahan Binaan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS), maka Tahun 2017 Lokasi pembinaan P2WKSS di Kelurahan Sangiang Jaya dan Kelurahan Periuk Jaya Kecamatan Periuk.

Setelah dilakukan pembinaan sejak Januari 2017 oleh seluruh SKPD terkait, maka tim penilai dari Provinsi melakukan penilaian pada tanggal 14 November 2017. Seluruh indikator yg dilombakan menjadi perhatian tim Penilai yang dipimpin langsung oleh Ibu Gubernur Banten tersebut.

Adapun 6 indikator penilaian tersebut adalah :
1. Pendidikan yang meliputi Program Wajar diknas 12 Tahun Pemberantasan Buta Aksara, Program Paket A/B/C, Penyuluhan Pendidikan, Program Pendidikan Kecakapan Hidup, Pembinaan TBM, PAUD, Sarana dan Prasarana Pendidikan.

2. Kesehatan yang meliputi Data Kesehatan, Penyuluhan PHBS, Program Kesehatan Ibu dan Anak, Imunisasi, ASI Eksklusif, Pemberian Vitamin A, Kegiatan Posyandu, Penanggulangan Kasus Gizi Buruk, Dukungan Kebijakan Berwawasan Sehat, Dukungan Dana untuk kesehatan, Peran Serta Masyarakat dan Organisasi Masyarakat dalam Bidang Kesehatan, adanya perencanaan partisipasi bidang kesehatan.

3. Ekonomi yang meliputi Keterampilan Kewirausahaan bagi Kelompok Perempuan, Pemanfaatan Pangan Lokal, Penyuluh Perkoperasian, Data UMKM dan Koperasi, Pelatihan Kewirausahaan dan Motivasi usaha bagi Wirausaha baru, Pendidikan bagi manager, karyawan, kader dan Pengurus Koperasi, Pembinaan Peningkatan Mutu, Peningkatan desain,Promosi, Pemasaran, sarana dan Prasarana ekonomi yang dikelola warga kelompok Usaha Simpan Pinjam bagi Perempuan.

4. Lingkungan dan Inflastruktur meliputi Pemanfaatan lahan perkarangan dengan warung dan Apotik Hidup, Penyuluhan dalam Pengelolahan pemeliharaan tanaman, bertenak unggas/ternak kecil/ikan, Pemanfaatan lahan Tidur, Tabulakar,Tabulapot, Kebun percontohan, Kawasan ramah Lingkungan Pertanian, Perbaikan jalan, Pemugaran Rumah Tidak layak Huni, Perbaikan MCK, Sanitasi Lingkungan.

5. Agama yang meliputi Penyuluhan Nikah, Cerai dan Rujuk, Penyuluhan Undang-Undang Perkawinan, Wawasan Kebangsaan dan Budi Pekerti, kadarkum, Keluarga sakinah dan Kelompok Pengajian

6. Pemberdayaan Masyarakat, Kelembagaan P2WKSS dan TP.PKK (Kelembagaan Desa, masyarakat, Proses Perencanaan Desa, SK Kelembegaan, Pembinaan Perencanaan Desa, Sarana dan Prasarana Program P2WKSS.

Melalui pembinaan yang cukup lama, berkesinambungan, koordinatif dan terpadu diharapkan Kota Tangerang akan mampu mencapai hasil yang optimal pada Lomba P2WKSS tingkat Provinsi tersebut.(ADVERTORIAL)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.