DPRD Cilegon Belajar PAD Ke Kota Tangerang

  • Whatsapp
DPRD Kota Cilegon saat diterima, Anggiat Sitohang fraksi Nasdem dan Endang Zahri Ahmad Kasubag Protokol.
DPRD Kota Cilegon
DPRD Kota Cilegon saat diterima, Anggiat Sitohang fraksi Nasdem dan Endang Zahri Ahmad Kasubag Protokol.

TANGERANG, (vivabanten.com) – Pendapatan Asli daerah (PAD) Kota Tangerang yang mencapai hingga 1,7 Trilyun menjadi perhatian khusus bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon untuk melakukan study banding kepada DPRD Kota Tangerang terkait pengelolaan potensi PAD di Pemerintahan Kota Tangerang.

Kunjungan kerja yang dilakukan oleh DPRD Kota Cilegon diterima langsung oleh Anggiat Sitohang, anggota DPRD Kota Tangerang dari fraksi Nasdem, dan Endang Zahri Ahmad, Kasubag Protokol, Sekretariat DPRD Kota Tangerang di ruang Banmus Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (29/1/2018)

Bacaan Lainnya

“Ingin mendapatkan informasi terkait PAD Kota Tangerang, khususnya soal Pengawasan Perijinan Parkir,” kata Subhi, Ketua Komisi I, DPRD Kota Cilegon.

Menanggapi kunjungan kerja tersebut, Anggiat Sitohang mengatakan, untuk mendongkrak PAD Kota Tangerang telah dipasang tapping Box di tempat-tempat usaha yang dianggap representatif agar tidak terjadi kebocoran pajak.

“Ini sangat efektif untuk memantau tempat usaha yang produktif baik itu di hotel, restoran dan parkir swasta dan lainnya,” jelas Sitohang.

Tapping Box merupakan sebuah alat yang menangkap transaksi yang tercetak oleh printer point of sales yang digunakan oleh wajib pajak. Manfaat dari Tapping Box sendiri agar terhindar dari laporan internal fiktif karena dapat mengetahui pendapatannya secara riil.

Sementara itu, Endang Zahri Ahmad Kasubag Protokol Sekretariat DPRD Kota Tangerang menjelaskan pemakaian Tapping Box sangat bermanfaat untuk pemasukan potensi pajak dari ladang usaha di Kota Tangerang.

Dahulu sebelum diberlakukan Tapping Box, PAD Kota Tangerang relatif kecil, namun saat ini PAD Kota Tangerang selalu meningkat,” tukas Zahri.(jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.