DPRD Hapuskan Denda Administrasi Kependudukan

  • Whatsapp

TANGERANG, (vivabanten.com) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang rencananya akan menghapus Denda Administrasi Kependudukan yang tertuang dalam peraturan daerah (Perda) Nomer 4 Tahun 2010, Selasa (20/03/2018).

Bacaan Lainnya

Rencana penghapusan denda yang akan dilakukan DPRD Kota Tangerang ini, lantaran permintaan dari Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Tangerang, M.Yusuf yang mengeluarkan Rancangan Peratutaran Daerah (Raperda) Perubahan ke-II atas Peraturan Daerah (Perda) Nomer 4 Tahun 2010.

Raperda perubahan ke-II tersebut merupakan pernyataan dari Pjs Walikota Tangerang,saat menghadiri Rapat Paripurna tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tangerang Tahun 2017, yang digelar di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Tangerang.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Hapipi mengatakan,Uraian yang disampaikan Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Tangerang nantinya akan dikaji oleh seluruh anggota dewan, dan nanti hasilnya akan disampaikan Pandangan Fraksi pada Rapat Paripurna mendatang.

“Setelah penyampaian tadi, nanti kita (DPRD Kota Tangerang-red) akan melakukan paripurna jawaban dari fraksi-fraksi atas penyampaian Pjs Walikota Tangerang,” ujarnya

Hapipi menjelaskan, setelah Rapat Paripurna, DPRD akan membuat Pansus (Panitia khusus) untuk melakukan kajian dan membuat rekomendasi atas Raperda perubahan yang tadi disampaiakan

“Raperda Perubahan tersebut akan membebaskan segala bentuk denda atau sanksi administrasi yang selama ini di terapkan dalam urusan Administarsi Kependudukan di Kota Tangerang. Dan mudah – mudahan Kedepan sudah tidak ada lagi denda, rencananya,” pungkasnya.

Sekedar informasi, Peraturan Daerah (Perda) Nomer 4 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan itu, mengatur denda administrasi, salah satu contonya keterlambatan masyarakat yang ingin membuat Akte Kelahiran yang di atur dalam 60 hari, jika melebihi waktu yang ditentukan Akte Kelahiran akan didenda minimal Rp. 50.000 Ribu. (jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.