DPRD Pandeglang Kecewa, Progres Proyek Pembangunan Lambat

  • Whatsapp

PANDEGLANG, (vivabanten.com) – Wakil Ketua Komisi III DPRD Pandeglang, Iing Andri Supriadi mengaku kecewa, banyak proyek pembangunan mengalami kritis kontrak atau progres pekerjaan tidak sesuai waktu kontrak kerja.

Demikian diungkapkan, Iing usai melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke tiga proyek pembangunan, yang berada di Kecamatan Munjul dan Bojong, pekan lalu.

“Kami sangat kecewa terhadap pembangunan tersebut, karena progresnya sangat lambat sekali. Seperti proyek pembangunan Puskesmas Bojong, Jalan Munjul-Curug Lang-lang dan Jembatan Cikupaeun Bojong Manik yang baru 45 persen, sedangkan kontraknya habisnya satu bulan lagi,” ujar Iing kepada wartawan.

Iing bersama anggota Komisi III DPRD Pandeglang melakukan Sidak ketiga proyek pembangunan di Kecamatan Munjul dan Bojong. Ketiga proyek tersebut, yakni Pembangunan Puskesmas Bojong, Peningkatan Jalan Munjul- Curuglang-lang dan Pembangunan Jembatan Cikupaeun yang berlokasi di Desa Bojong Manik.

“Itu kan bagian dari pelayanan dasar terhadap masyarakat, seharusnya progres harus sudah mencapai diatas 70 persen,” tegasnya.

Maka dari itu sambung Iing, pihaknya meminta kepada para pihak ketiga untuk segera mempercepat pembangunan, agar bisa selesai tepat pada waktunya.

“Kami tekankan kepada pihak ketiga, untuk segera menyelesaikan pembangunan tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, pelaksana pembangunan Jembatan Cikupaen dari CV. Mitra Utama, Didin Mahfudin mengungkapkan, bahwa keterlembatan progres pekerjaan disebabkan karena beberapa kendala.

Didin menejelaskan, kendala itu dimulai molornya proses MC0 yang dilaksanakan yakni sampai 3 minggu dari jadwal yang sudah ditentukan dalam kontrak.

“Kendala kita itu dapat jadwal MC0 itu tiga minggu setelah kontrak, kemudian setelah MC0 kita belum bisa membongkar jembatan lama, karena permintaan masyarakat saat hendak memperingati HUT RI, karena mau ada pawai,” ungkapnya.

Meski begitu, Didin optimis jika pekerjaannya bisa selesai tepat waktu. Karena pembangunan jembatan tersebut, tinggal menunggu bahan bangunan pabrikasi.

“Kita optimis, karena kita itukan pakai pekerjaan pabrikasi jadi insya Allah bisa selesai tepat waktu,” pungkasnya. (gatot/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.