DPUPR Kota Tangerang Lakukan Percepatan Pembangunan Proyek Strategis

  • Whatsapp

>>Siapkan 762 Personil, 36 Truck, 22 Pickup & Excavator dan 20 Unit Alat Berat

TANGERANG, (vivabanten.com) – Pemkot Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, terus melakukan percepatan pembangunan proyek-proyek strategis, seperti jalan dan jembatan.

Bahkan Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah memerintahkan semua OPD untuk melakukan percepatan pembangunan dari berbagai bidang, sehingga hasil pembangunan bisa langsung dirasakan masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Kasihan masyarakat kalau terus mengalami macet akibat pembangunan jalan jembatan, makanya kita harus lakukan inovasi agar pembangunannya bisa lebih cepat,” ujar Walikota saat meninjau Proyek Pembangunan Jembatan Imam Bonjol belum lama ini.

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah didampingi Plt. Kepala Dinas PUPR saat melakukan sidak proyek.

Menurut Arief, dirinya meminta kepada Dinas PUPR untuk mendorong para kontraktor melakukan percepatan. Hal ini perlu dilakukan selain karena vitalnya peran jembatan dalam membantu mobilitas masyarakat, sekaligus juga untuk mengantisipasi datangnya banjir terlebih sebentar lagi akan memasuki musim penghujan.

“Coba saya minta skenario percepatannya seperti apa ? Besok kumpulin kontraktornya, nanti kita evaluasi,” perintah Walikota kepada salah satu pejabat di Dinas PUPR.

Sebelumnya Arief juga mengecek perapatan Sinta yang sering mengalami kemacetan. Arief memerintahkann Dinas PUPR bersama dengan Dinas Perhubungan untuk membuat skenario penanganan kemacetan di wilayah tersebut.

“Kalau perlu kita bikin looping, sehingga tidak ada lagi crossing kendaraan di perempatan tersebut. Nanti coba bikin gambarnya biar kita segera bisa simulasikan. Termasuk juga yang ada di pertigaan Galeong, nanti kita bikin satu arah atau looping untuk menghindari pertemuan arus kendaraan,” tukasnya.

Untuk mendukung percepatan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Tangerang memiliki sarana perlengkapan yang menunjang dan memadai.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang (DPUPR) Kota Tangerang, Tatang Sutisna mengatakan, pihaknya selain memiliki 762 personil lapangan juga didukung oleh sarana prasarana perlengkapan yang menunjang dalam pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur. Dengan demikian penyelesaian pekerjaan semakin cepat dan mudah.

Menurut Tatang, adapun sarana yang dimiliki adalah seperti 36 unit truk, 22 pick up, 7 excavator yang terdiri dari jenis spider, amphibi dan wheel.

Lalu kata Tatang, ada juga lima unit crane serta 20 unit alat berat pemeliharaan jalan. Alat tersebut akan digunakan yang disesuaikan dengan keperluan dalam pemeliharaan infrastruktur.

Tatang menjelaskan, salah satu alat yang sangat membantu dalam pekerjaan adalah excavator jenis spider. Sebab memiliki kemampuan menjangkau sudut yang sulit di dalam sungai ataupun saluran.

“Amphibi Excavator dan Spider Ekskavator berfungsi untuk mengeruk sedimentasi di sungai yang tidak bisa diakses oleh alat berat,” ujar Tatang.

Sementara itu, Plt Sekretaris Dinas PUPR Kota Tangerang, Decky P. Koesrindartono menambahkan, pihaknya akan melakukan penataan 38 titik simpang sebidang meliputi geometrik jalan akan disesuaikan dengan kondisi terkini.

Menurut Decky, cara tersebut menjadi salah satu solusi efektif dalam memperlancar kendaraan yang melintas.

“Misalkan tikungan terlalu tajam karena trafic yang padat jadi perlu dilebarkan, atau bisa juga kita buatkan Looping,” ujar Decky.

Decky menjelaskan penataan simpang jalan dilakukan penanganan secara ‘landed’ bukan overpass sebab biayanya lebih murah dan efektif dalam mengatasi permasalahan di simpang jalan.

“Karena kebanyakan masalah kemacetan itu ada di simpang, karena Jalan di Kota Tangerang jarak simpangnya dekat-dekat berbeda dengan didaerah lain, Selain itu penataan tidak memerlukan pembebasan lahan yang besar,” ucapnya.

Salah satu simpang jalan yang padat akan arus lalu lintas adalah simpang jembatan pintu air sepuluh. Disana sudah dibuat sodetan jalan disamping gedung PUPR.

“Sudah dibuat putarannya, juga sodetan jalan jadi nanti ga ada lagi ‘crossing’ di simpang itu,” pungkasnya.(ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.