Eny Suhaeni Praktisi Pendidikan : Status Enam Guru Yang Dipecat Belom Jelas

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Sepanjang Surat Keputusan (SK) pemecatan belum dicabut dan SK baru untuk pengaktifan kembali belum ada, posisi enam guru yang dipecat masih non aktif.

Kesepakatan Persatuan Guru Repoblik Indobesia (PGRI) dan lainnya tidak menganulir SK pemberhentian.

“Sebab, SK pemberhentian akan tidak berlaku jika terbit SK pengaktifan kembali. Ya ini belum selesai namanya,” ujar Eny Suhaeni Dosen Universitas Islam Syech Yusuf (UNIS) Tangerang, Kamis (28/03/2019).

Menurut Eni, dirinya merasa ada keanehan dalam keputusan tersebut, kenapa mau diselesaikanya bulan Mei. Kenapa tidak sekarang, emang gak bisa akhir bulan ini.

“April sekalipun juga tetep aneh, kecuali keenam guru sudah megang surat resmi dari Dindik dan SK pemecatan dicabut diganti SK baru tentang pengaktifan kembali enam guru yang bersangkutan, mana ada bahasa skorsing di SK Kadindik. Yang ada pencabutan, yang namanya pencabutan ya pemberhentian alias pecat,” tegasnya.

Selain keanehan, Eni sebagai praktisi pendidikan dan juga akademisi melihat dalam penyelesaian masalah ini terkesan ada unsur penekanan terhadap para guru yang bersangkutan, dipaksa harus menerima keputusan apapun dari dindik.

“Itu guru gurunya dibawah tekanan berat sehingga mereka dipaksa menerima apapun, ya yang namanya tekanan itu ya dari atas, Guru atasannya kepsek, atasan kepsek KCD atasannya kadindik,” pungkasnya.(pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.