Fasilitas Kesehatan di Tangerang Siap Layani Peserta JKN-KIS

  • Whatsapp

KOTA TANGERANG, (vivabanten.com) – Mulai tahun 2022, 4 fasilitas kesehatan yang berada di wilayah Kota Tangerang dan Tangerang Selatan sudah bisa melayani peserta JKN-KIS.

Keempat fasilitas kesehatan tersebut adalah Rumah Sakit Islam Asshobirin, Rumah Sakit Hermina Ciledug, Klinik Utama Netra dan Klinik Utama Wahid Dialysis Center. Hal tersebut diwujudkan dalam kegiatan Penandatanganan Kerja Sama yang dilakukan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Tangerang.

Bacaan Lainnya

“Hari ini kita menyaksikan bersama penandatanganan kerjasama dengan rumah sakit dan klinik utama. Di wilayah Kota Tangerang, jumlah peserta JKN-KIS sudah mencapai 96% dari jumlah penduduk, tentunya kebutuhan akan akses fasilitas kesehatan semakin tinggi. Maka dari itu, kami harus menambah kerja sama dengan fasilitas kesehatan sehingga bisa memudahkan peserta untuk mengakses layanan kesehatan,” ujar Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jabodetabek, Bona Evita.

Bona menegaskan, penambahan fasilitas kesehatan yang bekerjasama akan memudahkan peserta mengakses berbagai pelayanan kesehatan. Pada kasus penyakit mata, BPJS Kesehatan Cabang Tangerang menandatangani kerja sama dengan Klinik Utama Netra, dengan harapan kebutuhan peserta yang ingin melakukan pemeriksaan mata di wilayah Serpong Utara dan sekitarnya dapat terakomodir dengan baik. Selain itu, Bona juga menyampaikan fasilitas kesehatan yang bekerja sama harus memegang dan melaksanakan komitmen pelayanan peserta JKN-KIS dengan kuat.

“Dalam perjanjian kerja sama tentu ada komitmen, hak dan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh masing-masing pihak. Kami sebagai badan penyelenggara wajib membayarkan klaim sesuai dengan ketentuan, peserta berhak menerima layanan kesehatan sesuai prosedur dan rumah sakit wajib melayani peserta. Kami berharap komitmen pelayanan kepada peserta JKN-KIS dilaksanakan sungguh-sungguh oleh fasilitas kesehatan. Komitmen ini diantaranya, tidak melakukan pungutan biaya tambahan, tidak melakukan diskriminasi pasien, menyediakan ruang perawatan tanpa kuota dan lain sebagainya,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Hermina Ciledug, E. Dyah Noviani menjelaskan Rumah Sakit Hermina Ciledug telah melalui berbagai proses sebelum resmi bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Novi menyadari, saat ini sebagian besar masyarakat sudah menjadi peserta JKN-KIS sehingga kebutuhan masyarakat untuk berobat dengan penjaminan JKN-KIS semakin meningkat. Ia berharap dengan adanya kerja sama dengan BPJS Kesehatan mampu memenuhi kebutuhan warga Ciledug dan daerah sekitarnya.

“Rumah Sakit Hermina Ciledug adalah rumah sakit tipe D dan sekaligus cabang Hermina yang ke 41. Segala proses kerjasama dengan BPJS Kesehatan sudah kami lalui, mulai dari konsultasi hingga kredensialing sudah kami laksanakan. Hari ini kami menandatangani perjanjian kerjasama dengan BPJS Kesehatan. Semoga keberadaan kami mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Ciledug akan akses kesehatan. Kami berkomitmen penuh untuk memenuhi persyaratan dan melaksanakan pelayanan JKN-KIS sesuai ketentuan,” ujar Novi.(*/joe)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.