Gara-gara Sering Dibilang “Jablay Murahan”, Pengamen Tega Habisi Teman Sendiri

  • Whatsapp

LEBAK, (vivabanten.com) – Sakit hati karena sering dikatai “Dasar Jablay Murahan” oleh temannya yang berprofesi sama sebagai pengamen di Kabupaten Lebak Banten, seorang wanita berinisial SS (16) warga Cibadak, Kabupaten Lebak tega habisi temannya di Sungai Ciujung Lebak, Rabu (10/04/2019).

Korban yang berinisial AZ alias Nia Ramadani (20), wanita bertato yang ditemukan warga mengambang di bawah sebuah jembatan Sungai Ciujung, Cijoro, Kabupaten Lebak, Banten.

Berawal dari niat jahat pelaku, Nia dengan polosnya mengiayakan ajakan SS untuk mandi di Sungai Ciujung. Sesaat sebelum tewasnya korban, pelaku berada di dalam air berusaha menarik korban yang sedang di atas sebuah rakit dengan menggunakan kedua tangannya dan berusaha menenggelamkannya.

“Usai menarik korban diatas rakit dan menenggelamkan korban, pelaku kemudian naik ke atas rakit sambil memastikan korban tidak muncul ke permukaan. Setelah itu, pelaku berpura-pura panik dan meminta pertolongan kepada teman lainnya yang saat itu sedang bermain air dibawah jembatan,” ujar Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto dalam kegiatan press coneference di Mapolres Lebak, Jum’at (12/04/2019).

Dari hasil keterangan penyidik, pelaku sebelumnya sudah mengetahui bahwa korban tidak bisa berenang. Kepada penyidik, pelaku mengaku merasa sakit hati karena korban sering sering mengolok-oloknya dengan kata-kata yang tidak mengenakan hatinya.

“Pelaku merasa sakit hati karena sering disebut wanita murahan. Pelaku sebelumnya sudah merencakan, mencari sebuah cara untuk membunuh korban, terlihat seperti kecelakaan, tetapi berkat ketelitian penyidik bisa kami ungkap,” ungkap Indra Arianto.

Tidak terdapat tanda-tanda telah dilakukan kekerasan. ditubuh korban Karena pembunuhan ini sebelumnya sudah direncanakan, akibat perbuatan nya pelaku dapat dijerat pasal berlapis, yakni 340 atau 338 atau 351 ayat (3) KUHPidana.(pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.