Gerak Indonesia Minta Kasus Pengeroyokan Wartawan Dilimpahkan Ke Polres

  • Whatsapp
Gustiyan wartawan media online saat memberikan laporan di kantor Polsek Bayah.
Gusriyan wartawan media online saat memberikan laporan di kantor Polsek Bayah.

LEBAK, (vivabanten.com) – Kuasa hukum yang tergabung dalam Gerak Indonesia untuk kasus pengeroyokan oleh oknum Kepala Desa terhadap Gusriyan salah seorang wartawan media online yang bertugas di wilayah Lebak Selatan. Meminta agar kasus pengeroyokan terhadap wartawan dilimpahkan ke Polres Lebak.

Kuasa Hukum, Erick Yusril mengatakan sudah lima bulan kasus pengeroyokan terhadap wartawan masih dalam proses di penyidik Polsek Bayah dan menilai adanya perlakuan yang khusus terhadap penanganan kasus kliennya.

Bacaan Lainnya

“Makin jelas adanya perlakuan khusus terhadap kasus yang dialami klien saya. Kenapa sampai sekarang pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tidak ditahan. Dengan alasan yang tidak masuk akal, hanya berdasarkan tersangka sebagai Kepala Desa,” kata Erick Yusrial, dikantornya, Kamis (31/5/2018).

Menurut Erick, ada perkara yang sama dengan yang dialami kliennya Gusriyan dan pelaku langsung ditangkap dan ditahan dengan waktu singkat.

“Apa karena bukan oknum kepala desa, sementara kasus kami sudah 5 bulan belum ada kejelasan,” ujarnya.

Kalau memang penyidik Polsek Bayah ragu dan tidak berani serta tegas dalam kasus ini sambung Erick, maka Gerak Indonesia minta agar kasusnya dilimpahkan ke Polres Lebak.

“Kami butuh ketegasan dan keadilan, sampai mana pun kami akan berjuang demi klien kami Gusriyan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya oknum Kepala Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, dilaporkan ke Polsek Bayah, Selasa (16/1/2018), karena diduga melakukan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Gusriyan, salah satu wartawan media online TitikNOL.(dit/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.