GMNI Tangerang Sikapi Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK

  • Whatsapp
GMNI Tangerang Raya saat demo di Tugu Adipura. (Foto : okta/vivabanten.com)
GMNI Tangerang Raya saat demo di Tugu Adipura. (Foto : okta/vivabanten.com)

TANGERANG, (vivabanten.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tangerang, mengkritisi tiga tahun Pemerintahan Jokowi-JK.

Arif koordinator aksi mengatakan, pihaknya menilai masih banyak rakyat yang tertindas dan termiskinkan oleh sistem pemerintahan saat ini.

“Disini kami ingin menyampaiakn suara rakyat yang tertindas, bukan hanya sekedar refleksi tiga tahun rezim Jokowi-Jk,” ujarnya.

Sementara menurut Khamaludin Reinaldi menjelaskan, rezim Jokowi-JK membuat Nawacita untuk mensejahterakan rakyat Indonesia namun pada kenyataannya bukan Nawacita yang terealisasi.

“Hanya duka-cita yang terus menyengsarakan rakyat, rezim tersebut belum serius dalam menjalankan regulasinya dan masih mencekik rakyat kecil,” ucapnya.

Aksi yang dilaksanakan di Tugu Adipura Kota Tangerang, diikut oleh seluruh perwakilan komisariat dari setiap Universitas dalam GMNI Kota Tangerang. GMNI Kota Tangerang menuntut kepada pemerintah untuk lebih memfokuskan Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN).

“APBN tersebut lebih baik difokuskan pada sektor pendidikan serta hentikan impor tenaga kerja asing ilegal dan selesaikan seluruh kasus HAM di Indonesia. Terlebih hentikan pengalih fungsian lahan produktif demi tercapainya kedaulatan pangan Nasional berkelanjutan,” paparnya Bung Khamal.

Bung Khamal sapaan akrabnya menegaskan, sekarang sudah tiga tahun Jokowi-JK memimpin negara ini namun beberapa kasus pokok belum dapat dituntaskan.

“Seperti pada kasus HAM yang sampai saat ini belum juga terselesaikan, reforma agraria , yang belum dijalankan secara konsisten, pengalihfungsian lahan produktif yang terus berjalan dan
banyaknya tenaga buruh kasar ilegal yang bebas masuk ke Indonesia padahal jumlah penganguran terus meningkat,” imbuhnya.(okta/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.