Gudang Miras Kembali Digrebek Polres Serang kota

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Puluhan dus berisi Minuman Keras (Miras) yang hendak diedarkan ke sejumlah toko dan tempat hiburan di Kota Serang kembali diamankan Kepolisian Resort Serang Kota dari gudang penyimpanan milik distributor, Minggu (28/10/2018) dini hari.

Kapolres Serang Kota, AKBP Komarudin mengatakan, pengungkapan ini bermula dari pengamanan konser di Alun-alun Kota Serang dan mendapati sejumlah remaja membawa Miras ke arena konser. Berdasarkan informasi dari para remaja Polisi melakukan penelusuran ke tempat penjual dan mengamankan distributor Miras serta menyita Puluhan dus Miras berbagai merk dari tempat penyimpanan (Gudang).

Bacaan Lainnya

“Pengungkapan ini merupakan kali ketiga Polres Serang Kota melakukan Penyitaan terhadap tiga gudang Miras distributor Kota Serang pada kurun waktu satu bulan terakhir. Kita sudah melakukan penegakan-penegakan hukum dan penertiban terhadap gudang penyimpanan miris yang ada di serang kota, malam ini kita amankan kembali gudang miras yang ketiga di mana ini hasil pengembangan,” kata Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin saat di wawancarai di kantornya Minggu (28/10/2018).

Menurut Komarudin, dengan adanya penyimpanan dan pengedaran miras yang ada di Kota Serang Kepolisian Polres Serang Kota akan mengambil langkah-langkah antisipasi dan penegakan hukum tehadap pengedar serta distributor miras yang ada di Kota Serang.

“Bermula kita mendapati kendaraan dimana di dalamnya kendaraan tersebut terdapat 17 dus miras yang akan diedarkan di warung, toko dan di tempat hiburan malam. Jadi pada kasus kita kembangkan sampai ke gudang penyimpanannya di wilayah Perum Puri Angrek Walantaka Kota Serang Banten dan alhamdulillah dapat kami amankan juga puluhan dus miras ini,” ujarnya.

Sesuai Perda Kota Serang sambung Komarudin, pihak Kepolisian Serang Kota akan melakukan tindakan penegakan hukum  dengan menjerat pelaku seperti yang diatur dalam UUD No 7 tahun 2014 tentang perdagangan gimana yang bersangkutan tidak memiliki ijin sebagai distributor pelaku di ancaman dengan hukuman empat tahun penjara atau denda 10 Milyar Rupiah. (pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.