Iti Resmikan Jembatan Gantung

  • Whatsapp
Bupati Iti Resmikan Jembatan Gantung
Bupati Iti saat meresmikan Jembatan Muhara.

Lebak (VB),- Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya meresmikan jembatan gantung di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong.

Jembatan gantung tersebut, memiliki panjang kurang lebih 100 meter dibangun oleh Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (Harfa) bersama BMM (Baitulmaal Muamalat) dan Vertical Rescue Indonesia untuk Penyintas Banjir Bandang di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak.

“Jembatan gantung harapan donasi dari Laz Harfa, BMM, dan VRI. Allah menunjukan kebesarannya ternyata kita juga kuat menghadapi musibah bencana longsor dan banjir bandang,” ujar Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya di lokasi peresmian jembatan harapan penyintas banjir bandang di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Rabu (5/2).

Menurut Itu satu persatu jembatan harapan bisa terbangun menyambungkan transportasi. “Insyallah dengan kebersamaan ini kita bisa bangkit, kita berikhtiar bersama-sama sabar dan tawakal. Lebak adalah milik kita semua, tidak ada aku tidak ada kamu, kita adalah keluarga” ucapnya.

Direktur Laz Harfa Banten, Indah Prihanande mengungkapkan, tujuan pembangunan jembatan ini yaitu untuk mewujudkan harapan para penyintas untuk memiliki akses yang lebih aman dan nyaman untuk memenuhi kebutuhannya.

“Baik itu untuk pergi ke sekolah, ke sawah, ke kebun atau kemana pun sehingga aktivitasnya dapat berjalan normal kembali. Dan yang paling penting agar mereka tidak terisolir lagi,” katanya.

Indah menjelaskan, sebelumnya, di Kampung Muhara ada dua jembatan. Satu jembatan swadaya masyarakat dan jembatan penghubung yang dibangun oleh pemerintah.

“Jembatan ini sudah puluhan tahun berdiri memudahkan akses masyarakat, karena merupakan jalur provinsi yang dapat menghubungkan banyak tempat namun putus karena banjir bandang,” tutur Indah.

Indah berharap setelah ada jembatan ini para penyintas dapat lebih mudah dan aman untuk melakukan aktivitas, sekalipun nanti jembatan dari pemerintah akan dibangun, tapi jembatan harapan ini tidak akan pernah tergantikan.
“Inilah satu-satunya yang memudahkan untuk bisa ke sawah, ke kebun dan akses pertanian yang lebih baik. Selain itu, letak jembatan harapan ini berada di ketinggian yang memadai,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Desa Ciladaeun, Yayat Dimyati mengucapkan syukur atas kepedulian Laz Harfa, BMM dan VRI atas pembangunan jembatan harapan penyintas banjir bandang.
“Alhamdulilah Harfa membangun jembatan ini. Sebagai pengganti jembatan lama yang putus diterjang banjir bandang,” kata Yayat.

Yayat menambahkan, putusnya jembatan telah membuat matinya akses jalur provinsi yang sangat vital sekali. Memutuskan akses transportasi di jalan utama.

“Namun kita bersyukur atas kesigapan Harga, VRI dan BMM telah membantu membangunkan jembatan ini. Alhamdulilah akses jalan terbuka, perekonomian warga kembali lancar, semoga berkah buat semua,” pungkasnya. (kho/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.