Iwan Peserta JKN-KIS Bersyukur Kelahiran Buah Hati Tanpa Biaya

  • Whatsapp

TANGERANG, (vivabanten.com) – Kelahiran buah hati adalah sebuah momen yang sangat ditunggu-tunggu semua pasangan suami istri. Kebahagiaan menjadi orang tua tentu tidak dapat digambarkan dengan kata-kata.

Namun apa jadinya jika ada kerisauan di hati pasangan suami istri tentang biaya persalinan yang ada di depan mata. Hal ini lah yang sempat dialami oleh Iwan, salah satu peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Bacaan Lainnya

“Saya mendaftarkan anak saya yang baru lahir, ini seharusnya anak ke empat, tetapi istri saya sempat keguguran. Jadi ini anak ke tiga. Setelah sebelumnya keguguran saya bahagia sekali anak saya ini lahir dengan selamat,” ujar Iwan kepada wartawan saat sedang mendaftarkan anaknya yang baru lahir, Senin (15/04/2019).

Iwan yang terdaftar sebagai peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) di sebuah badan usaha ini pun lantas bercerita soal proses kelahiran anaknya. Istrinya saat itu harus melahirkan melalui operasi caesar karena ada kondisi khusus. Pada hari yang ditentukan, Iwan pun membawa istrinya ke IGD Rumah Sakit Melati.

“Alhamdulillah istri saya ditangani dengan baik, mulai dari IGD, operasi sampai sekarang dirawat. Awalnya saya khawatir juga, ini gratis apa tidak ya. Tapi saat tahu saya tidak perlu bayar apapun, saya tidak galau lagi. Pokoknya saya tenang dan bahagia, tidak perlu memikirkan biaya besar. Kalau operasi bayar sendiri bisa 10 – 15 jutaan lebih. Ini istri saya lahiran gratis, tidak bayar sama sekali,” ucap Iwan.

Iwan pun segera menyelesaikan proses administrasi yang dibutuhkan untuk mendapatkan kartu bayinya yang baru lahir. Ketika kartu sudah jadi dan diserahkan oleh petugas di loket, Iwan harus buru-buru ke rumah sakit karena sudah tidak sabar mau membawa sang bayi pulang ke rumahnya.

Sebelum berpamitan, tak lupa Iwan berharap pelayanan di rumah sakit dan di Kantor BPJS Kesehatan tetap baik seperti yang ia rasakan. Iwan sangat merasa terbantu dan ingin program ini tetap ada karena sangat menolong mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan. (jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.