Yayasan Baitul Mal PLN Gelar Baksos

  • Whatsapp
YBM Lebak
Suryanto Manager Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan saat kegiatan baksi sosial.

Lebak (VB),– Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN menggelar bakti sosial (baksos) dengan membagikan santunan untuk janda, jompo, fakir miskin, dua unit motor ambulan kepada dua orang bidan honorer, pengobatan gratis, serta 9 ponpes yang terkena dampak banjir di Lebak.

Kegiatan baksos dipusatkan di Kantor PLN ULP Malingping tepatnya di Desa Rahong, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Selasa (28/01).

Muat Lebih

Kegiatan baksos dihadiri pula oleh Camat Malingping, Kapolsek Malingping, Kepala Desa Rahong, pimpinan PLN pusat dan daerah, Pengurus YBM, tokoh masyarakat beserta para penerima bantuan.

Manager Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Suryanto mengatakan, YBM adalah lembaga zakat yang mengelola dana zakat dari pegawai muslim PLN seluruh Indonesia sebagai lembaga zakat yang berbasis BUMN.
“Hari ini kita gulirkan program kesehatan di Kecamatan Malingping, juga program bidan pedalaman bantuan motor ambulan untuk para bidan yang ada di Provinsi Banten,” ujar Suryanto kepada wartawan.

Menurutg Suryanto kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dalam rangka ikut serta membantu pemerintah dalam membantu masyarakat khususnya bidang kesehatan.

“Dengan adanya bantuan motor ambulan untuk mempercepat akses dalam melayani kesehatan masyarakat, terutama desa-desa yang jauh dari pusat kesehatan,” katanya.

Sementara itu Senior Manager Unit Induk Banten, Lala Arif Fadilah mengungkapkan, keseluruhan sumbangan sebesar Rp. 555 juta. Diantaranya untuk dua unit motor Rp. 80 juta, 9 Ponpes masing-masing Rp. 50 juta, pengobatan gratis, serta pembagian sembako sebanyak 500 paket.

“Hari ini, Jika ditotal seluruhnya kita menyumbangkan Rp. 555 juta,” kata Lala.
Sementara itu, Cece Sahroni, Camat Kecamatan Malingping, mengapresiasi dan berterima kasih kepada pihak YBM PLN.

“Saya menghaturkan banyak terima kasih atas kepedulian pihak YBM, dimana peduli pada kesehatan, kaum duafa, pondok pesantren, juga musibah Kabupaten Lebak,” ucap Cece.

“Saya kira ini merupakan salah satu analisa wilayah yang tidak bisa di tempuh oleh roda empat, semoga yayasan ini yayasan yang peduli kepada masyarakat,” tandasnya. (mas/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.