Jaga Keutuhan NKRI, FPI Pandeglang Tolak Radikalisme

  • Whatsapp

PANDEGLANG, (vivabanten.com) – Front Pembela Islam (FPI) Pandeglang ajak semua lapisan masyarakat untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mencegah radikalisme dengan mengaji bersama di masjid.

Demikian diungkapkan Panglima Front Pembela Islam (FPI) Pandeglang, Ustad Abdul Rouf disela pengajian rutin yang dihadiri kurang lebih 300 orang di Masjid Nurul Haq Pandeglang belum lama ini.

Menurut Abdul diera reformasi sekarang ini, dimana sulit sekali membedakan mana yang benar dan mana yang salah, sudah seharusnya berlaku bijak dan penuh dengan kehati-hatian.

“Banyak sekali informasi yang kita terima, namun disini kita dituntut untuk bijak memilih dan memilah. Jangan sampai terjerumus oleh informasi yang tidak benar atau hoax,” ujar Abdul kepada wartawan.

Abdul menjelaskn, masyarakat harus teliti terutama para kaula muda, jika mendapatkan informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi yang berkaitan dengan urusan pilitik.

“Kepada para pemuda, jika ada yang mengajak terkait urusan pilitik. Saya berharap untuk dicek kebenarannya, jangan disebarluaskan karena bisa memecah belah sesama warga,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Front Pembela Islam (FPI) Pandeglang, KH. Mahmud menambahkan, sebagai masyarakat yang merupakan bagian dari Negara Kesatuan Repoblik Indonesia (NKRI), tentunya mempunyai harapan yang baik.

“Kita semua mempunyai harapan yakni hidup yang damai, aman dan sejahtera. Begitu pula hak-hak pemerintah yang menginginkan masyarakat bekerjasama menjaga negara ini dengan baik,” kata KH. Mahmud.

Kiai Mahmud menambahkan, untuk menangkal radikalisme yaitu dengan mengaji berbarengan di masjid. Dengan belajar agama yang baik, sopan dan santun yang diajarkan oleh guru bisa menangkal radikalisme.

“Mari bersama-sama kita tolak kekerasan dari pihak manapun, entah itu dari luar ataupun dari masyarakat dan kita dorong semua elemen bangsa ini untuk berjuang menegakkan NKRI,” pungkasnya. (pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.