Jagal Panongan Hanya Dituntut 15 Tahun Penjara

  • Whatsapp

TANGERANG, (vivabanten.com) – Sidang tuntutan dengan terdakwa inisial LHN (36) yang membunuh istrinya AN (35), dan kedua anaknya SS (9), serta CN (3) di wilayah Kecamatan Panongan pada Tahun 2017 lalu.

Dalam sidang tuntutan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Mila, SH hanya menuntut terdakwa dengan hukuman 15 tahun. JPU menjerat terdakwa dengan pasal 338 KUHP, Kamis ( 28/3/2018).

Pengacara keluarga korban, Saputra Situmeang, SH mengatakan, pihaknya kecewa dengan tuntutan yang dibacakan JPU terhadap terdakwa dengan hukuman 15 tahun penjara.

“Kami sangat kecewa pembunuh.sadis tiga nyawa, hanya dituntut 15 tahun penjara. Masa satu nyawa hanya dibayar 5 tahun penjara, dimana rasa keadilan hukum,” ujar Saputra kepada wartawan.

Menurut Saputra, dirinya bersama keluarga korban mengharapkan kepada majelis hakim nanti dalam putusan bisa menghukum terdakwa semaksimal mungkin, bahkan bisa hukuman mati.

“Kami akan terus mengawal persidangan ini. Jika nanti putusan hakim tidak sesuai dengan keinginan kekuarga korban, maka kami minta JPU untuk melakukan banding,” pungkasnya. (indra/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.