Kabupaten Serang Tertinggi Kematian Ibu Di Banten

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Berdasarkan catatan USAID pada kurun waktu tahun 2016. Dari 240 kasus kematian ibu di Provinsi Banten, Kabupaten Serang tercatat menduduki rating tertinggi kematian ibu se-Banten.

Regional Manager USAID, Jalin Haris Rembay mengatakan, Kabupaten Serang masih tertinggi dengan 59 kasus yang
dalam kasus itu, lima orang meninggal setiap minggunya dan terendah di Kota Tangerang Selatan.

Bacaan Lainnya

“Rata-rata kematian ibu disebabkan oleh pendarahan dan hipertensi pada kehamilan. Pada tahun 2015 juga sebanyak 15 % ibu hamil tidak memeriksa kehamilan secara lengkap,” ujar Jalin Haris saat berdiskusi dengan wartawan di salah satu Hotel di Kota Serang, Kamis (8/11/2018).

Pada sensus kematian ibu tahun 2015 sampai 2017 yang dilakukan di tiga daerah yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan Kota Serang tercatat 57 persen kematian ibu dan rata-rata kematian ibu terjadi pada saat kehamilan, persalinan maupun pasca persalinan. Karena dalam tahap tersebut seorang ibu memiliki resiko untuk meninggal.

“Data studi Banten II yang dilakukan, kematian ibu paling banyak terjadi pada masa pasca persalinan,” ucapnya.

Jalin menerangkan, kematian ibu dan neonatal dapat dicegah dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, selain itu peningkatan akses terhadap pelayanan kesehatan juga memegang peranan penting.

“Pelayanan kesehatan yang berkualitas dapat berkontribusi menurunkan resiko kematian ibu dan neonatal. Selain itu, upaya penurunan kematian ibu dan neonatal memerlukan kontribusi dari semua pihak,” pungkasnya.(pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.