Kader FKPPI Harus Menjadi Pelopor Perubahan

  • Whatsapp
Ketua FKPPI Kota Tangerang, Dedi. F saat bersalaman dengan Dandim 0506 Tangerang, Letkol Inf M Imam Gogor. (Foto : usdp/vivabanten.com)
Ketua FKPPI Kota Tangerang, Dedi. F saat bersalaman dengan Dandim 0506 Tangerang, Letkol Inf M Imam Gogor. (Foto : usdp/vivabanten.com)

TANGERANG, (vivabanten.com) – Pada momentum hari ulang tahun Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI) 2705 Kota Tangerang yang ke-39 diharapkan kader menjadi pelopor yang militan dan solid, sehingga dicintai masyarakat di Indonesia dan pembentukan pendidikan karakter pada generasi bangsa, sebagai generasi penerus.

Demikian dikatakan Ketua Harian DPP FKPPI 2705 Kota Tangerang, Dedi.F dalam acara Sarasehan jelang perayaan Ultah ke 39.

Menurut Dedi, bahwa saat ini terjadi di Indonesia, salah satunya karena sikap hidonisme alias “Salam Sejahtera”. “Salam Sejahtera itu alias persoalan harta,” ujarnya.

Dedi berharap keluarga besar FKPPI semakin solid, militan dan dicintai masyarakat serta yang paling utama kita sebagai kader FKPPI dapat meneruskan perjuangan orang tua.

“Sistem pendidikan karakter di tingkat keluarga belum dikaji lagi. Pemuda harus ada di depan mempelopori bagaimana pendidikan karakter terus ditekankan,” ucapnya.

Dedi menjelaskan, FKPPI harus ikut andil dalam pemberantasan korupsi. Harus ikut bergerak. “Kita harus berani karena memiliki kekuatan yang kuat. Yakni sebagai keluarga TNI dan Polri,” tegas Dedi.

Lebih lanjut Dedi meminta bagaimana kader FKPPI untuk menanamkan nilai-nilai yang ada di TNI dan Polri. “Nilai-nilai agung yang diterapkan dan ditebarkan untuk masyarakat,” katanya.

Kader FKPPI bukan malah menakut-nakuti masyarakat kecil. “Kita harus ikut memperbaiki bangsa ini. Bukan malah menjelek-jelekkan bangsa kita ini. FKPPI harus menjadi pelopor bagaimana Indonesia selamat dari korupsi,” katanya.

Pembentukan karakter rakyat Indonesia sambung Dedi, bisa dilakukan dengan cara memulai dari kader FKPPI sendiri. “Kita harus mandiri dan pelopor dan motor karakter bangsa,” pungkasnya.(usdo/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.