Kang Nong Garda Terdepan Promosikan Destinasi Wisata

  • Whatsapp
PJS Walikota Tangerang, HM Yusuf didampingi Kepala Dinas Kebudayan dan Pariwisata, Rina Hernaningsih saat menyerahkan hadiah pemenang juara pertama Kang dan Nong 2018.
PJS Walikota Tangerang, HM Yusuf didampingi Kepala Dinas Kebudayan dan Pariwisata, Rina Hernaningsih saat menyerahkan hadiah pemenang juara pertama Kang dan Nong 2018.

>> Grand Final Duta Pariwisata Kang Nong 2018

PEMERINTAH Kota Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar malam Grand Final duta pariwisata Kang dan Nong Kota Tangerang tahun 2018 di halaman Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kelurahan Sukarasa, Jumat Malam (4/5/2018).

Kegiatan tersebut menjadi titik akhir proses panjang calon duta pariwisata Kota Tangerang yang sebelumnya menjalani proses pemilihan, pembekalan serta berbagai kegiatan lain yang berkaitan dengan kepariwisataan.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Rina Hernaningsih mengatakan, tujuan diselenggarakannya event Kang dan Nong ini adalah untuk memilih duta pariwisata dalam mempromosikan dan mensosialisasikan potensi pariwisata Kota Tangerang.

“Diharapkan para Kang dan Nong ini bisa menjadi duta-duta pariwisata yang kompeten dan berkarakter, untuk mempromosikan potensi wisata yang ada di Kota Tangerang,” ujar Rina Hernaningsih.

Menurut Rina, ajang tahunan tersebut diikuti sebanyak 120 pendaftar dan menjalani masa pembekalan selama 5 hari mulai tanggal 30 April hingga 4 Mei 2018.

“Pada tahun 2018 ini, Kang Kota Tangerang diraih oleh Andri wakil dari Kecamatan Periuk dan Nong diraih oleh Kharisma sebagai wakil dari Kecamatan Tangerang,” tukasnya.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Dadi Budaeri didampingi Rektor STIMIK Raharja, Abas Sunarya saat memberikan hadiah pemenang kedua Kang dan Nong 2018.

Sementara itu Pejabat Sementara (PJs) Walikota Tangerang, HM. Yusuf yang hadir pada malam grand final kang dan nong mengungkapkan, kegiatan tersebut memiliki arti penting bagi setiap peserta yang mengikutinya.

“Banyak pengalaman dan cerita yang didapat serta kesempatan untuk dapat mengenal berbagai budaya dan potensi wisata Kota Tangerang,” kata Yusuf.

Masih menurut Yusuf, dirinya berharap nantinya para finalis kang dan nong Kota Tangerang tahun 2018 bisa menjadi garda terdepan dalam mempromosikan potensi pariwisata yang dimiliki oleh kota yang berjuluk kota benteng ini.

“Tidak hanya finalis, tapi juga seluruh alumni kang dan nong harus bisa membantu mempromosikan kota kita. Serta untuk mendukung program pemerintah menjadikan kota Tangerang sebagai kota layak dikunjungi atau Visitable city,” pungkasnya.

PJS Walikota Tangerang, HM Yusuf didampingi saat menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Kang dan Nong 2018.

Sebelumnya Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Rizal Ridolloh menjelaskan, untuk memberikan pembekalan pengetahuan tentang Kota Tangerang para finalis Kang dan Nong ini berkunjung melakukan City Tour ke berbagai destinasi wisata di Kota Tangerang. Salah satunya ke Tangerang LIVE Room (TLR) yang menjadi Ruang Pusat Kendali Kota Tangerang.

“Selain ke TLR, juga ke Masjid Raya Al Azhom, Pabrik Kecap SH dan TPA Rawa Kucing. Minimal mereka tahu fungsi dari TLR itu sendiri. Mereka juga bisa tahu tempat bersejarah dan peduli lingkungan di Kota Tangerang,” jelas Rizal.

Lebih lanjut mantan Kabid Pemuda ini mengungkapkan, dalam kunjungan tersebut mereka diberi penjelasan terkait fungsi dari ruang TLR yang dioperasikan sejak tahun 2016 ini. Selain itu juga mereka mendapat pengetahuan tentang aplikasi Tangerang Live dan fitur-fitunya, serta tentang layanan nomor panggilan tunggal darurat 112. Lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

“Kami jelaskan bahwa TLR ini dirancang sebagai pusat kendali, monitoring, media informasi dan evaluasi serta pelaporan dan layanan bagi masyarakat, sehingga persoalan yang ada dapat segera ditindaklanjuti,” tukasnya.(ADV)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.