Kantor Puspem Tangsel Rawan Pencurian

  • Whatsapp
Kantor pusat pemerintahan Tangsel.
Kantor pusat pemerintahan Tangsel.

TANGSEL, (vivabanten.com) – Keamanan di lingkungan kantor pusat pemerintahan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dikeluhkan oleh sejumlah pengunjung.

Pasalnya, belakangan ini gedung mewah milik Pemkot Tangsel yang dibangun dari anggaran APBD ini, mulai tidak aman alias rawan pencurian kendaraan bermotor. Ini disebabkan karena lemahnya sistem keamanan dan kurangnya kamera pengintai (cctv).

Bacaan Lainnya

Menyikapi seringnya terjadi tindak pencurian kendaraan bermotor di lingkungan Pemkot Tangsel, Julham Firdaus salah satu tokoh muda yang juga politisi Partai Demokrat sangat menyayangkan lemahnya keamanan gedung tersebut, sehingga sering terjadi pencurian.

Julham meminta gedung balai kota disediakan cctv ditiap sudut termasuk halaman parkir, karena gedung mewah milik Pemkot Tangael ini mulai rawan pencurian, selain itu pihak pengelola harus menambah personil keamanan dari Satpol PP.

“Kami menyarankan Satpol PP bisa ditempatkan diparkiran balai kota, selain memperketat keamanan bersama petugas sekuriti, jika perlu tiap SKPD wajib piket untuk masalah ini,” tegas Julham, Jumat (4/11/2017).

Menurut Julham, keamanan dari Satpol PP perlu dikuatkan lagi dan benar-benar diberdayakan. Pihak Pemkot Tangael jangan hanya mengandalkan keamanan dari pihak ketiga melalui outsourching, sehingga tercipta suasana kondusif.

“Ibarat rumah kalo gak merasa rumah sendiri, mana mungkin mau sigap mengawasi,” ucapnya.

Terpisah tokoh masyarakat Tangsel, Eko Yuliadi menambahkan, dirinya menganjurkan agar peran keamanan bukan bertugas saat protokoler saja, gedung puspem dibangun untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pelayanan.

“Peranan Satpol PP dan dinas terkait mesti bekerjasama dalam keamanan kantor tempat walikota bekerja. Sebab, bila hanya petugas keamanan saja tentu menjadi sembarangan jaganya seperti saat ini rawan dengan pencurian dan ini sangat memalukan,” tukasnya(diaz/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.