Kecamatan Sepong Kalah Banding Di Sidang PTUN Banten

  • Whatsapp

SERANG, (vivabanten.com) – Sidang putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Serang, terkait Informasi Publik atas perkara sengketa informasi di Kecamatan Serpong diputuskan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara PTUN Serang, Selasa (16/07/2019).

Sidang keberatan atas putusan Komisi Informasi Publik (KIP) Banten yang  telah memutuskan bahwa, betul tidak ada catatan jual beli girik C 913 di Kantor Kecamatan Serpong seperti informasi yang diminta Rusli Wahyudi.

Muat Lebih

Dalam sidang putusan banding senggeta informasi publik untuk perkara 21/G/KI/2019/PTUN.Srg, berlangsung di ruang sidang utama PTUN Serang dipimpin Majelis Hakim Indra Kesuma Nusantara, Ferry Irawan dan Elfiany, serta panitera pendamping (PP), Sopiah.

Sidang sempat mengalami dua kali skor lantaran adanya pemberkasan kelengkapan yang harus dilengkapi oleh termohon dan pemohon, dan telah diputuskan menolak permohonan pemohon (Kecamatan Serpong) atas bandingnya putusan yang telah dikeluarkan KIP Banten dan menguatkan keputusan KIP.

“Ya kami mengucapkan terima kasih karena majelis hakim telah melihat secara jernih dan telah memutus seadil-adilnya, bagaimana kami ini yang hanya memohon informasi ini harus berjuang sedemikian beratnya bertahun-tahun hanya untuk menanyakan informasi, apakah ada jual beli girik kami di kecamatan,” ujar Sutarman Wahyudi yang dikuasakan anak dari Rusli Wahyudi sebagai pemilik tanah usai sidang, Selasa (16/07/2019).

Dirinya berharap, dengan adanya putusan sidang dari PTUN Serang ini yang dimenangkan dirinya terkait informasi yang dimintai dari Kecamatan Serpong dapat diterima Pemkot Tangsel.

“Saya harap Kecamatan Serpong dan Walikota Tangsel dapat membuka hatinya tidak mempersulit lagi, tidak melakukan kasasi karena yang kami minta hanya informasi dan tidak membahayakan negara,” ucapnya.

Sementara itu Sekertaris Jendral (Sekjen) Forum Korban Mafia Tanah Indonesia (FKMTI), Agus Muldya Natakusumah yang mendampingi dalam sidang menegaskan, keputusan sidang di PTUN yang menguatkan keputusan KIP.

“Alhamdulillah putusan kita menangkan, namun ada yang menjadi catatan kami, masalah ini bukan masalah baru, kalau masalah ini terus berlarut-larut kasihan masyarakat. Mudah-mudahan ini dapat dilihat sama mereka yang berkuasa,” tegasnya.(pais/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.