Kejari Tangsel Tetapkan Ketua KONI Tersangka Atas Dugaan Korupsi Danah Hibah

  • Whatsapp

TANGSEL, (vivabanten.com) – Ketua KONI Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rita Juwita ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel, Kamis (10/6/2021).

Penetapan kasus tersangka pada Ketua KONI Tangsel tersebut, dalam dugaan korupsi dana hibah KONI tahun anggaran 2019 sebesar Rp1,2 miliar.

Bacaan Lainnya

Hasil pantauan di kantor Kejari Tangsel, Rita tampak keluar dari ruang lobi Kejari dengan mengenakan rompi tahanan kejaksaan. Rencananya, dia akan langsung di kirim ke Rutan Serang untuk menjalani 20 hari masa tahanan.

Sebelumnya, Kejari Tangsel telah menetapkan Bendahara KONI Tangsel Suharyo sebagai tersangka, Jumat (04/06/2021) lalu. Tersangka langsung dibawa ke rumah tahanan Serang untuk menjalani masa tahanan selama 20 hari setelah sempat menjalani pemeriksaan di kantor Kejari Tangsel.

“Kami sudah menetapkan tersangka berinisial SHR. Hari ini sudah dibawa ke Rutan Serang untuk memulai masa tahanannya selama 20 hari yang dihitung sejak hari ini,” ujar Aliansyah, Kepala Kejari Tangsel kepada wartawan.

Aliansyah mengatakan, kejaksaan membutuhkan waktu tiga bulan untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan sebelum menetapkan Suharyo sebagai tersangka. Jaksa juga menunggu bukti akurat terkumpul serta menunggu laporan kerugian Negara akibat kasus tersebut.

Menurut Kajari, kerugian yang dialami oleh negara dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Koni Kota Tangsel sebesar Rp 1.1 miliar lebih. Jaksa telah mengumpulkan alat bukti berupa data-data, komputer dan cek transaksi.

“Kami menilai kegiatan di KONI Tangsel yang menggunakan dana hibah diduga telah dimanipulasi oleh tersangka. Nanti akan ada pemeriksaan lebih lanjut, tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru sepanjang ada bukti-bukti akurat. Untuk saksi kita minta keterangan dari pihak terkait dengan KONI,” pungkasnya. (*/jojo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.